Achmad Yurianto: PSBB Senjata Terbaik untuk Kendalikan Covid-19

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto. ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

    Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto. ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, mengatakan bahwa pembatasan sosial berskala besar atau PSBB merupakan senjata paling baik dalam mengendalikan penyakit Covid-19. “Tidak perlu banyak aturan,” kata Yurianto dalam konferensi pers yang disiarkan langsung di akun Youtube BNPB, Rabu, 6 Mei 2020.

    Membatasi aktivitas sosial dengan tetap tinggal di rumah, tidak bepergian, dan tidak mudik adalah senjata paling benar dan baik untuk memutus rantai penularan Covid-19.

    Menurut dia, kebijakan PSBB ini satu-satunya jawaban sepanjang komitmen bersama masyarakat yang ingin secepatnya pulih dalam kondisi relatif normal. “Ada kesadaran kita tidak ingin sakit.”

    Yurianto mengatakan, setiap orang tidak bisa memastikan dirinya tidak tertular Covid-19 ketika melakukan perjalanan atau berada di luar rumah. Sebab, selalu ada potensi bertemu orang tanpa gejala di fasilitas umum.

    Jika terpaksa keluar rumah, Yuri menyarankan agar anggota keluarga yang memiliki imunitas paling baik yang keluar. “Tapi batasi waktunya, hindari kerumunan, jangan naik kendaraan umum yang sesak,” kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    New Normal, Cara Baru dalam Bekerja demi Menghindari Covid-19

    Pemerintah menerbitkan panduan menerapkan new normal dalam bekerja demi keberlangsungan dunia usaha. Perlu juga menerapkan sejumlah perlilaku sehat.