16 Warga Kabupaten Brebes Positif Covid-19, Klaster Ijtima Gowa

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang perwira polisi yang mengenakan pakaian pelindung menyemprotkan desinfektan di atas tenda  Ijtima Dunia 2020 Zona Asie, di tengah penyebaran penyakit coronavirus (COVID-19) di Gowa, Sulawesi Selatan, 19 Maret 2020. Acara Ijtima Dunia 2020 Zona Asie semula diagendakan terlaksana pada 19-22 Maret 2020. REUTERS/Stringer

    Seorang perwira polisi yang mengenakan pakaian pelindung menyemprotkan desinfektan di atas tenda Ijtima Dunia 2020 Zona Asie, di tengah penyebaran penyakit coronavirus (COVID-19) di Gowa, Sulawesi Selatan, 19 Maret 2020. Acara Ijtima Dunia 2020 Zona Asie semula diagendakan terlaksana pada 19-22 Maret 2020. REUTERS/Stringer

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 16 warga Kabupaten Brebes positif Covid-19 sepulang mengikuti Ijtima Ulama di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Brebes yang sebelumnya merupakan satu-satunya kabupaten kategori kuning dalam penyebaran virus corona kini menjadi merah karena klaster ijtima Gowa ini.

    Sebelumnya, sejumlah daerah di Jawa Tengah melaporkan kasus positif dari klaster ini. Mereka tersebar di Wonosobo, Banjarnegara, Klaten, Surakarta. Dua pekan lalu, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mencatat ada 26 orang positif Covid-19 dari kluster Gowa.
     
    Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta warganya yang mengikuti kegiatan yang dihadiri ribuan peserta dari sejumlah negara itu agar melapor. "Tolong betul-betul mendaftar dan melapor agar bisa dilakukan penanganan dengan cepat," kata dia pada Rabu, 6 April 2020.
      
    Ganjar menyebut akan mengerahkan anak buahnya untuk mencari seluruh warga Jawa Tengah yang menghadiri Ijtima Ulama Gowa. "Mengejar sampai dapat mereka-mereka yang kemarin ikut Ijtima Ulama Gowa," katanya. "Cari betul-betul, agar bisa dicek kesehatannya."
     
    Berdasarkan data Dinas Kesehatan, sekitar 1.500 warga Jawa Tengah datang ke lokasi acara Ijtima Ulama di Gowa pada Maret 2020. Meski kegiatan batal digelar, ribuan peserta dari berbagai negara telah berada di sana.

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    New Normal, Cara Baru dalam Bekerja demi Menghindari Covid-19

    Pemerintah menerbitkan panduan menerapkan new normal dalam bekerja demi keberlangsungan dunia usaha. Perlu juga menerapkan sejumlah perlilaku sehat.