Kejahatan Jalanan Meningkat Selama Covid-19 Mewabah

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kabagpenum Div Humas Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra memberikan keterangan dalam rilis pengungkapan kasus peretasan laman website Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat di Kantor Divisi Humas Mabes Polri, Jakarta, Senin, 13 Januari 2020. Dari tangan tersangka, polisi menyita barang bukti sejumlah laptop, telepon genggam, dan KTP. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Kabagpenum Div Humas Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra memberikan keterangan dalam rilis pengungkapan kasus peretasan laman website Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat di Kantor Divisi Humas Mabes Polri, Jakarta, Senin, 13 Januari 2020. Dari tangan tersangka, polisi menyita barang bukti sejumlah laptop, telepon genggam, dan KTP. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Markas Besar Kepolisian RI atau Mabes Polri mencatat penurunan jumlah kejahatan selama sebulan di masa wabah Covid-19, yakni Maret hingga April 2020.

    Meski begitu, menurut Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri Komisaris Besar Asep Adi Saputra, jenis kejahatan yang kerap terjadi selama Maret-April 2020 adalah kejahatan jalanan.

    Kejahatan jalanan itu meliputi penjambretan, perampokan, pencurian kendaraan, dan pembongkaran sejumlah minimarket.

    "Tapi situasi keamanan secara keseluruhan masih aman dan terkendali," ucap Kombes Asep hari ini, Selasa, 5 Mei 2020.

    Dia menjelaskan prosentase penurunan jumlahkejahatan secara nasional sampai 19,90 persen. Rinciannya, pada Maret 2020 terjadi sebanyak 19.128 kasus kejahatan.

    "April turun menjadi 15.322 kasus," katanya.

    Kemudian pada minggu ke-16 dan minggu ke-17 di 2020, jumlah kejahatan di Indonesia turun 1,34 persen, yakni dari 3.587 kasus menjadi 3.539.

    "Kami terus melakukan upaya preemtif dan preventif," ucap Kombes Asep.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemprov DKI Putuskan Kalender Pendidikan Mulai 13 Juli 2020

    Pemprov DKI Jakarta menetapkan kalender pendidikan 2020/2021 dimulai 13 Juli 2020 dan selesai di Juni 2021. Pada Juli 2021, masuk kalender berikutnya.