Laju Kasus Positif Covid-19 Turun, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 dan Ketua BNPB Doni Monardo. ANTARA/Nova Wahyudi

    Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 dan Ketua BNPB Doni Monardo. ANTARA/Nova Wahyudi

    TEMPO.CO, Jakarta - Tingkat laju kasus baru positif Covid-19 di Indonesia disebut mengalami penurunan hingga 11 persen. Meski demikian Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo, meminta masyarakat tetap waspada terhadap potensi penularan.

    “Laju kasus baru menurun sampai 11 persen. Tapi, hal ini bukan berarti kita boleh lengah,” kata Doni dalam konferensi pers virtual usai mengikuti rapat terbatas yang dipimpin Presiden Joko Widodo dari Istana Kepresidenan Bogor, Senin, 4 Mei 2020.

    Doni meminta publik tetap menerapkan pembatasan jarak fisik (physical distancing), selalu mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun, dan hanya keluar rumah jika terdapat kebutuhan mendesak.

    Per 3 Mei 2020, kasus pasien positif COVID-19 di Indonesia mencapai 11.192 pasien dengan penambahan 349 kasus positif. Dari 11.192 kasus pasien positif, 1.876 di antaranya sudah dinyatakan sembuh, dan 845 pasien meninggal dunia.

    Sedangkan 236.369 warga dinyatakan sebagai orang dalam pemantauan (ODP), dan 23.130 warga dinyatakan sebagai pasien dalam pengawasan (PDP).

    Doni optimistis angka ini bisa terus ditekan jika masyarakat disiplin mengikuti protokol pencegahan penyebaran Covid-19 dan mematuhi aturan pemerintah untuk tidak mudik.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H