Menristek Sebut Sudah Ada 10 PCR Test Kit yang Diproduksi BPPT

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menristek/Kepala BRIN Bambang Brodjonegoro saat memberikan keterangan di kantor Graha BNPB Jakarta, Senin 6 April 2020. (ANTARA/Humas BNPB)

    Menristek/Kepala BRIN Bambang Brodjonegoro saat memberikan keterangan di kantor Graha BNPB Jakarta, Senin 6 April 2020. (ANTARA/Humas BNPB)

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Riset dan Teknologi atau Kepala Badan Riset dan Inovasi, Bambang Brodjonegoro, mengatakan bahwa sudah ada 10 unit real time polymerase chain reaction (RT-PCR) yang diproduksi dalam negeri.

    “Kami laporkan bahwa 10 produk sudah dihasilkan pada 2 Mei,” kata Bambang dalam konferensi pers yang disiarkan di akun Youtube BNPB, Ahad, 3 Mei 2020.

    Bambang mengatakan, pengembangan PCR test kit itu merupakan hasil kerja sama Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi bersama PT Biofarma dan startup Nusantics.

    Sepuluh unit PCR test kit ini akan dipakai untuk uji validasi dan registrasi dengan menggunakan virus Corona yang bersifat transmisi lokal.

    Bambang menargetkan 50 ribu PCR test kit bisa diproduksi pada akhir Mei 2020. Ia mengaku cukup lega karena Indonesia bisa memproduksi test kit dalam jumlah besar.

    “Ini sangat diperlukan karena Gugus Tugas membutuhkan tes dalam skala yang masif,” katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kemendikbud, yang Diperhatikan Saat Murid Belajar dari Rumah

    Solusi menghambat wabah Covid-19 diantaranya adalah belajar dari rumah dengan cara menghentikan sekolah biasa dan menggantinya dengan sekolah online.