Gubernur Banten Perpanjang PSBB Tangerang Raya Sampai 17 Mei

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas Kepolisian Kota Tangerang berjaga saat melakukan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada check point di Jalan HOS Cokroaminoto, Larangan, Tangerang, Banten, Sabtu, 18 April 2020. Tangerang Raya hari ini resmi memberlakukan penerapan PSBB hingga 3 Mei 2020. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Petugas Kepolisian Kota Tangerang berjaga saat melakukan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada check point di Jalan HOS Cokroaminoto, Larangan, Tangerang, Banten, Sabtu, 18 April 2020. Tangerang Raya hari ini resmi memberlakukan penerapan PSBB hingga 3 Mei 2020. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Provinsi Banten memperpanjang masa penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Tangerang Raya mulai 4 Mei 2020 hingga 17 Mei 2020. 

    "Perpanjangan PSBB dilaksanakan selama 14 (empat belas) hari sejak 4 Mei 2020 sampai dengan  17 Mei 2020, dan dapat diperpanjang jika masih terdapat bukti penyebaran COVID-19," kata Gubernur Banten Wahidin Halim di Kota Tangerang, Sabtu, 2 Mei 2020.

    Perpanjangan itu setelah melihat perkembangan pandemi COVID-19 di wilayah Tangerang Raya. Yaitu Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan.

    "Berdasarkan hasil evaluasi sebelumnya, ada tren penurunan jumlah kasus baru dibandingkan sebelum penerapan. Maka saya harap perpanjangan kali ini jauh lebih efektif dan hasilnya lebih baik," katanya.

    Perpanjangan PSBB tersebut tertuang dalam Keputusan Gubernur Banten Nomor 443/Kep.149-Huk/2020 tentang Penetapan Perpanjangan PSBB di Wilayah Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan dalam rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) tertanggal 2 Mei 2020.

    Wahidin mengatakan Pemerintah Daerah baik Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan wajib melaksanakan PSBB sesuai dengan ketentuan Peraturan Perundang-undangan dan secara konsisten mendorong serta mensosialisasikan pola hidup bersih dan sehat kepada masyarakat.



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.