Pesan Mendikbud Nadiem Makarim di Hari Pendidikan Nasional

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mendikbud Nadiem Makarim saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi X DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 20 Februari 2020. Sejumlah isu-isu terkini seperti soal pembayaran spp lewat fitur Gobilss di aplikasi GoPay juga dibahas dalam rapat tersebut. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Mendikbud Nadiem Makarim saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi X DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 20 Februari 2020. Sejumlah isu-isu terkini seperti soal pembayaran spp lewat fitur Gobilss di aplikasi GoPay juga dibahas dalam rapat tersebut. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim meminta seluruh komunitas akademik mengambil hikmah di tengah pandemi Covid-19.  

    “Melalui situasi saat ini, untuk pertama kalinya guru-guru mengajar melalui daringdengan menggunakan perangkat baru, dan menyadari bahwa sebenarnya pembelajaran bisa terjadi di manapun," ujar Nadiem saat memberikan sambutan dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional atau Hardiknas, Sabtu, 2 Mei 2020.

    Orang tua, kata Nadiem, juga turut menyadari betapa sulitnya tugas guru untuk bisa mengajar anak secara efektif di tengah pandemi. “Guru, siswa, dan orang tua sekarang menyadari bahwa pendidikan itu bukan sesuatu yang hanya bisa dilakukan di sekolah saja," kata dia.

    Nadiem mengatakan pendidikan yang efektif membutuhkan kolaborasi yang efektif dari guru, siswa, dan orang tua. "Tanpa kolaborasi itu, pendidikan yang efektif tidak mungkin terjadi,” ujar Nadiem.

    Di samping itu, Nadiem juga meminta agar masyarakat dapat memetik hikmah tentang betapa pentingnya kesehatan dan kebersihan. Serta pentingnya norma-norma kemanusiaan di dalam masyarakat.

    “Timbulnya empati, timbulnya solidaritas di tengah masyarakat kita pada saat pandemi Covid-19 ini merupakan suatu pembelajaran yang harus kita kembangkan. Bukan hanya di masa krisis ini, tetapi juga di saat krisis ini telah berlalu,” ujar dia dalam sambutan peringatan Hari Pendidikan Nasional 2020.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTUN: Blokir Internet di Papua dan Papua Barat Melanggar Hukum

    PTUN umumkan hasil sidang perihal blokir internet di Papua dan Papua Barat pada akhir 2019. Menteri Kominfo dan Presiden dinyatakan melanggar hukum.