3 Tips Perhimpunan Dokter Jiwa di Masa Covid-19

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi stress ball. (Wikipedia)

    Ilustrasi stress ball. (Wikipedia)

    TEMPO.CO, Jakarta - Perwakilan Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia, Lahargo Kembaren, mengimbau masyarakat agar menjaga kesehatan mental selama masa pandemi Covid-19.

    Lahargo pun memerikan tips menjaga kesehatan mental.

    Tips pertama, membatasi informasi yag diterima agar tak berlebihan.

    "Informasi tentang Covid-19 yang belum diketahui kebenaran dapat memicu kecemasan," ujar dia melalui konferensi pers daring hari ini, Jumat, 1 Mei 2020.

    Tips kedua di tengah wabah Covid-19 adalah memilah informasi yang diperoleh.

    Lahargo mengatakan masyarakat sebisa mungkin memilah informasi yang akurat dari sumber terpercaya.

    Tips ketiga, menghindari perasaan yang tidak nyaman dengan melakukan hal positif, seperti menghindari merokok, mengkonsumsi alkohol, dan narkoba.

    “Apabila merasakan stres atau perasaan yang tidak nyaman segera berkonsultasi dengan profesional kesehatan jiwa.

    Lahargo menuturkan Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia memberikan layanan swaperiksa masalah psikologis secara daring.

    Masyarakat dapat mengaksesnya laman www.pdskji.org.

    Sudah ada 1.522 orang yang memanfaatkan layanan tersebyt selama wabah Covid-19.

    Menurut dia, ada tiga masalah psikologis kerap ditemui dalam konsultasi yaitu kondisi cemas, depresi, dan trauma psikologis.

    Dari total peserta konsultasi, 63 persen mengalami kecemasan dan 66 persen depresi.

    "Jangan lupa untuk memerhatikan kesehatan jiwa anak dan remaja di lingkup keluarga," ucap Lahargo.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kemenag Berikan Pedoman Berkegiatan di Rumah Ibadah saat Pandemi

    Kementerian Agama mewajibkan jemaah dan pengurus untuk melaksanakan sejumlah pedoman ketika berkegiatan di rumah ibadah saat pandemi covid-19.