Pejabat Walikota Jakarta Selatan Tersangka

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Kejaksaan Agung menahan Pelaksana Harian Walikota Jakarta Selatan Budiman Simarmata, Rabu (3/9) sore. Menurut Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Marwan Effendy, Budiman yang juga menjabat Wakil Walikota itu ditahan terkait kasus dugaan korupsi pembebasan tanah makam fiktif yang berpotensi merugikan negara hingga Rp 19 miliar. Dia jadi tersangka, kata Marwan saat dihubungi Tempo, Rabu (3/9).Kasus ini berawal pada 2006 ketika Pemerintah Daerah Jakarta Selatan membebaskan tanah untuk unit pemakaman Budha di Tempat Pemakaman Umum Tanah Kusir, Jakarta Selatan. Dalam pelaksanaannya, diduga terdapat penyimpangan, yakni penggelembungan luas tanah dan pemalsuan dokumen. Tanah yang sudah dibebaskan Pemerintah Daerah Jakarta Selatan pada tahun 1976, ternyata dibebaskan lagi pada 2006.Selain itu, uang penggantian yang diterima pemilik tanah berbeda dengan bukti kwitansi penerimaan. Misalnya, seorang ahli waris, Nahali bin Djibin, mestinya menerima uang pengganti sebesar Rp 4,2 miliar. Kenyaataanya, ia hanya menerima Rp 1,04 miliarBudiman kini mendekam di Lembaga Pemasyarakatan Cipinang. Bersama Budiman, kemarin kejaksaan juga menahan bekas Lurah Kebayoran Lama Utara Ishak Firdaus. Sebelumnya, dua tersangka, yakni Kepala Bagian Administrasi Wilayah Paryanto dan Camat Kebayoran Lama M. Tahrir, ditahan sejak pekan lalu. Kejaksaan sendiri, kata Marwan, menetapkan enam tersangka dalam kasus ini.Kepala Bidang Protokol dan Humas Pemerintah Kota Jakarta Selatan Ahmad Sotar membenarkan penahanan atasannya. Adapun Budiman, ketika dihubungi Tempo, hanya berkomentar singkat. "Tanya saja sama mereka (kejaksaan)," ujarnya.Anton Septian dan M Nurrochmi

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Warga Tak Punya NIK Bisa Divaksinasi, Simak Caranya

    Demi mencapai target tinggi untuk vaksinasi Covid-19, Kementerian Kesehatan memutuskan warga yang tak punya NIK tetap dapat divaksin. Ini caranya...