Menjelang Penutupan, 86 Persen Calon Jemaah Haji Lunasi Biaya

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jemaah haji melakukan sujud syukur setibanya di Bandara Adi Soemarmo, Boyolali, Jawa Tengah, Minggu 18 Agustus 2019. Sebanyak 360 haji kloter pertama asal Kabupaten Sukoharjo kembali ke tanah air. ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha

    Jemaah haji melakukan sujud syukur setibanya di Bandara Adi Soemarmo, Boyolali, Jawa Tengah, Minggu 18 Agustus 2019. Sebanyak 360 haji kloter pertama asal Kabupaten Sukoharjo kembali ke tanah air. ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha

    TEMPO.CO, Jakarta-Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Kementerian Agama Muhajirin Yanis mengatakan ada 86 persen calon jemaah haji reguler yang sudah melunasi biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) tahun ini. “Sampai sore ini, 174.867 jemaah haji reguler sudah melunasi Bipih,” kata Muhajirin dalam keterangan tertulisnya, Senin, 27 April 2020.

    Menurut Muhajirin, sebanyak 146.525 jemaah haji membayar pelunasan melalui teller di Bank Penerima Setoran (BPS). Sisanya atau sebanyak 28.342 jemaah memanfaatkan sistem pelunasan non teller.

    Pelunasan Bipih tahap pertama ini akan berakhir pada 30 April 2020. Menurut Muhajirin, jika masih ada kuota, maka akan dibuka pelunasan tahap kedua pada 12-20 Mei 2020.

    Kuota haji Indonesia tahun ini berjumlah 221 ribu jemaah. Jumlah ini terdiri atas 203.320 jemaah haji reguler dan 17.680 jemaah haji khusus. Dari 203.320 kuota haji reguler, satu persen di antaranya atau 2.040 jemaah dikhususkan untuk lanjut usia.

    Lima provinsi dengan pelunasan jemaah haji reguler terbesar adalah Jawa Barat (33.140 orang), Jawa Timur (28.826), Jawa Tengah (26.961), Banten (8.368), dan Sumatera Utara (7.004).


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTUN: Blokir Internet di Papua dan Papua Barat Melanggar Hukum

    PTUN umumkan hasil sidang perihal blokir internet di Papua dan Papua Barat pada akhir 2019. Menteri Kominfo dan Presiden dinyatakan melanggar hukum.