Survei Median: Anies Baswedan Paling Tepat Tangani Covid-19

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memberi makan jerapah di Kebun Binatang Ragunan pada Ahad, 12 April 2020. Dalam kesempatan tersebut, Anies diminta memberikan nama untuk seekor anak jerapah yang baru lahir. Ia pun memberi nama Julang pada anak jerapah itu. Instagram

    Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memberi makan jerapah di Kebun Binatang Ragunan pada Ahad, 12 April 2020. Dalam kesempatan tersebut, Anies diminta memberikan nama untuk seekor anak jerapah yang baru lahir. Ia pun memberi nama Julang pada anak jerapah itu. Instagram

    TEMPO.CO, Jakarta - Hasil sigi lembaga survei Median menunjukkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan adalah kepala daerah yang dinilai melakukan langkah paling tepat menangani wabah Covid-19.

    Sebanyak 24,1 persen publik menilai Anies Baswedan paling tepat menangani Covid-19.

    Disusun kemudian oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan 9,6  persen, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (8,9 persen), Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (8 persen), dan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (3,7 persen).

    “Soal PSBB diberlakukan di Jakarta. Publik menyukai gaya Anies yang agak keras berhadapan dengan pemerintah pusat,” ujar Direktur Median Rico Marbun saat dihubungi Tempo hari ini, Ahad, 26 April 2020.

    Menurut Rico Marbun, persepsi publik tak terlepas dari pengaruh agresifitas dan distribusi pesan mengenai kebijakan kepala daerah tentang penanganan Covid-19 melalui media massa dan media sosial.

    Survei Median melibatkan 20.658 nomor telepon responden yang dipilih secara acak dari survei Median sebelumnya pada September 2018-Februari 2020.

    Survei ini mengambil sampel 800 nomor telepon responden dari total 20.658 nomor telepon. Pengambilan data berlangsung dari 6 hingga 13 April 2020.

    Margin of error dalam penelitian tersebut sekitar 3,46 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fitur Stiker

    Fitur "Add Yours" Instagram dapat mengundang pihak yang berniat buruk untuk menggali informasi pribadi pengguna. User harus tahu bahaya oversharing.

    Dapatkan 2 artikel premium gratis
    di Koran dan Majalah Tempo
    hanya dengan Register TempoID

    Daftar Sekarang (Gratis)