Rival Gibran Jokowi Nyatakan Mundur dari Pilkada Solo

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Bidang Pemerintahan, Pertahanan dan Keamanan PDI Perjuangan Puan Maharani (tengah) bersama Ketua bidang Pemenangan Pemilu Bambang Wuryanto (kiri) dan bakal calon Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka (kedua kanan) serta pasangan bakal calon Wali Kota Solo Achmad Purnomo (kedua kiri) dan Teguh Prakosa (kanan) berpose usai uji kelayakan dan kepatutan penjaringan calon Wali Kota Solo di Kantor DPP PDI-P, Jakarta, Senin, 10 Februari 2020. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Ketua Bidang Pemerintahan, Pertahanan dan Keamanan PDI Perjuangan Puan Maharani (tengah) bersama Ketua bidang Pemenangan Pemilu Bambang Wuryanto (kiri) dan bakal calon Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka (kedua kanan) serta pasangan bakal calon Wali Kota Solo Achmad Purnomo (kedua kiri) dan Teguh Prakosa (kanan) berpose usai uji kelayakan dan kepatutan penjaringan calon Wali Kota Solo di Kantor DPP PDI-P, Jakarta, Senin, 10 Februari 2020. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Solo - Rival Gibran Rakabuming Raka di Pilkada Serentak Kota Solo, Achmad Purnomo, bakal mundur dari pencalonan.

    Putra sulung Presiden Jokowi tersebut tengah bersaing dengan pasangan Achmad Purnomo - Teguh Prakosa untuk memperebutkan rekomendasi Calon Kepala Daerah dalam Pilkada Surakarta dari DPP PDIP.

    Achmad Purnomo menyatakan segera membuat surat resmi pengunduran dirinya kepada PDI Perjuangan.

    Wakil Wali Kota Solo tersebut telah memberitahukan rencana tersebut kepada Ketua PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo, yang juga Wali Kota Solo.

    "Namun pemberitahuannya baru lisan," kata Purnomo hari ini, Jumat, 24 April 2020.

    Purnomo menjelaskan bahwa saat ini dia harus fokus menangani wabah Covid-19 yang bisa saja berlangsung lama. Dia berpendapat tidak etis jika dia sebagai Wakil Wali Kota Solo memikirkan pilkada dalam kondisi wabah.

    "Saya tidak sampai hati."

    FX Hadi Rudyatmo membenarkan telah diajak bicara soal pengunduran diri oleh Achmad Purnomo. Dia menunggu surat pemberitahuan resmi tersebut.

    "Saya sangat mendukung keputusan itu," ucapnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    New Normal, Cara Baru dalam Bekerja demi Menghindari Covid-19

    Pemerintah menerbitkan panduan menerapkan new normal dalam bekerja demi keberlangsungan dunia usaha. Perlu juga menerapkan sejumlah perlilaku sehat.