Pesan Ramadan 2020 Jokowi: Puasa Ibadah Pribadi Tanpa Perlu Saksi

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi (kanan) bersama Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin (kedua kanan) dan Seskab Pramono Anung (kedua kiri) menunaikan salat tarawih di Masjid Istiqlal, Jakarta, 16 Mei 2018. Pemerintah menetapkan 1 Ramadan 1439 Hijriyah jatuh pada Kamis, 17 Mei 2018. ANTARA/Wahyu Putro A.

    Presiden Jokowi (kanan) bersama Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin (kedua kanan) dan Seskab Pramono Anung (kedua kiri) menunaikan salat tarawih di Masjid Istiqlal, Jakarta, 16 Mei 2018. Pemerintah menetapkan 1 Ramadan 1439 Hijriyah jatuh pada Kamis, 17 Mei 2018. ANTARA/Wahyu Putro A.

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Jokowi menyampaikan pesan bagi umat muslim yang menjalankan ibadah Ramadan 2020 atau 1441 Hijriah yang jatuh besok, Jumat, 24 April 2020.

    Pesan Jokowi, khususnya berkaitan dengan ibadah puasa Ramadan di tengah wabah Covid-19 yang melanda Indonesia.

    Jokowi mengatakan wabah Covid-19 yang melanda dunia memaksa umat muslim menjalankan puasa tahun ini dalam suasana yang sangat berbeda. Tak ada kesemarakan baik di jalanan maupun masjid.

    "Suasana baru akan kita rasakan, meresapi makna sejati ibadah puasa yg kita jalankan. Puasa ibadah pribadi tanpa perlu saksi," kata Jokowi lewat pesan yang disampaikan lewat akun YouTube malam ini, Kamis, 23 April 2020.

    Presiden pun menyampaikan bahwa momen puasa tahun ini harus dijadikan momen memperkuat diri dan menjaga semua orang yang dicintai. Ia menyebut pada Ramadan 2020 saatnya masyarakat berdisiplin diri.

    "Mari kita sambut Ramadan yang barokah sebagai momen untuk memutus rantai penularan wabah demi keselamatan diri, sanak saudara dan seluruh bangsa," kata Presiden Jokowi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    New Normal, Cara Baru dalam Bekerja demi Menghindari Covid-19

    Pemerintah menerbitkan panduan menerapkan new normal dalam bekerja demi keberlangsungan dunia usaha. Perlu juga menerapkan sejumlah perlilaku sehat.