Menkes Terawan Setujui PSBB Kabupaten Gowa

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ekspresi pasien 01, 02 dan 03 yang dinyatakan telah sembuh dan negatif virus Corona, di RSPI, Jakarta Utara, Senin 16 Maret 2020. Menteri Kesehatan RI Terawan Agus Putranto menyatakan hasil pemeriksaan dari fisik dan laboratorium menyatakan bahwa pasien 01,02,03 sehat dan boleh dinyatakan pulang. ANTARA/Humas Kementerian Kesehatan

    Ekspresi pasien 01, 02 dan 03 yang dinyatakan telah sembuh dan negatif virus Corona, di RSPI, Jakarta Utara, Senin 16 Maret 2020. Menteri Kesehatan RI Terawan Agus Putranto menyatakan hasil pemeriksaan dari fisik dan laboratorium menyatakan bahwa pasien 01,02,03 sehat dan boleh dinyatakan pulang. ANTARA/Humas Kementerian Kesehatan

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menyetujui usul penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

    “Setelah dilakukan kajian oleh tim teknis, kami menyetujui usulan PSBB di Kabupaten Gowa. Jadi, PSBB bisa diterapkan disana,” kata Terawan dalam situs resmi Kemenkes, Rabu,  22 April 2020.

    Keputusan tersebut telah ditetapkan Menkes per tanggal 22 April 2020 melalui Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/273/2020. Wilayah ini dinilai telah memenuhi kriteria penetapan PSBB.

    “Kasus Covid-19 di wilayah tersebut telah terjadi peningkatan dan penyebaran kasus yang signifikan. Oleh sebab itu PSBB sudah harus ditetapkan di sana dalam rangka percepatan penanganan Covid-19,” kata Terawan.

    Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2020 tentang PSBB dan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 9 Tahun 2020 tentang Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar Dalam Rangka Percepatan Penanganan COVID-19), provinsi/kabupaten/kota yang bisa menjalankan PSBB harus memenuhi kriteria tertentu.

    Kriteria penerapan PSBB mencakup jumlah kasus dan/atau jumlah kematian akibat penyakit yang meningkat dan menyebar secara signifikan dan cepat ke beberapa wilayah, terdapat kaitan epidemiologis dengan kejadian serupa di wilayah atau negara lain, dan kesiapan pemerintah daerah dalam menjalankannya.

    Sejauh ini, Menkes Terawan telah menyetujui sejumlah wilayah untuk menerapkan PSBB yakni; Provinsi DKI Jakarta; Kabupaten dan Kota Bekasi, Kota Depok, Kabupaten dan Kota Bogor di Provinsi Jawa Barat; Kabupaten dan Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan di Provinsi Banten; Kota Pekanbaru di Provinsi Riau, Kota Makassar di Provinsi Sulawesi Selatan, Provinsi Sumatera Barat, Kota Banjarmasin di Provinsi Kalimantan Selatan dan Kota Tarakan di Provinsi Kalimantan Utara.

    Teranyar, tiga kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur yakni; Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, dan Kabupaten Gresik serta Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

    Namun, tak sedikit pula permohonan PSBB untuk sejumlah daerah yang dinilai belum memenuhi kriteria seperti; Kabupaten Bolaang Mongondow Sulawesi Utara, Kabupaten Fakfak Papua Barat, Kota Sorong Papua Barat, Kota Palangka Raya Kalimantan Tengah, dan Kabupaten Rote Ndao NTT. Sehingga, wilayah tersebut di atas belum bisa menerapkan PSBB.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemprov DKI Putuskan Kalender Pendidikan Mulai 13 Juli 2020

    Pemprov DKI Jakarta menetapkan kalender pendidikan 2020/2021 dimulai 13 Juli 2020 dan selesai di Juni 2021. Pada Juli 2021, masuk kalender berikutnya.