Update Covid-19 22 April: 7.418 Kasus, 913 Sembuh, 635 Meninggal

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas Palang Merah Indonesia (PMI) beristirahat usai penyemprotan cairan disinfektan di asrama Sekolah Tinggi Teknologi Bethel, Jakarta, Jumat 17 April 2020. Penyemprotan disinfektan pada kawasan tersebut sebagai upaya mencegah dan memutus rantai penyebaran COVID-19 setelah adanya 34 mahasiswa penghuni asrama itu yang positif virus corona. ANTARA FOTO/Galih Pradipta

    Petugas Palang Merah Indonesia (PMI) beristirahat usai penyemprotan cairan disinfektan di asrama Sekolah Tinggi Teknologi Bethel, Jakarta, Jumat 17 April 2020. Penyemprotan disinfektan pada kawasan tersebut sebagai upaya mencegah dan memutus rantai penyebaran COVID-19 setelah adanya 34 mahasiswa penghuni asrama itu yang positif virus corona. ANTARA FOTO/Galih Pradipta

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, mengatakan ada penambahan kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19 di Indonesia sebesar 283 pada Rabu, 22 April 2020.

    "Sehingga total kini menjadi 7.418 kasus, dari 7.135 kasus," ujar Yurianto melalui telekonferensi daring pada Rabu, 22 April 2020.

    Lalu, untuk pasien sembuh kini bertambah menjadi 913 orang dari sebelumnya 842 orang. Sedangkan, untuk pasien meninggal menjadi 635 orang, dari sebelumnya 616 orang.

    Sementara untuk orang dalam pengawasan (ODP) mencapai 193.571 orang, dari 186.330 kasus dan pasien dalam pengawasan (PDP) adalah 17.754 orang, dari 16.763 kasus.

    Yurianto pun kembali mengingatkan, dengan diterapkannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta secara resmi mulai 10-24 April, masyarakat wajib patuh untuk tetap berada di rumah. Ia meminta masyarakat mengurangi aktivitas dan interaksi di luar rumah.

    "Mari bersama-sama tetap aman dan selamat di rumah," ucap Yurianto. Jika harus keluar, masyarakat diwajibkan menggunakan masker dan tetap memberlakukan physical distancing atau jaga jarak aman satu sampai dua meter.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    New Normal, Cara Baru dalam Bekerja demi Menghindari Covid-19

    Pemerintah menerbitkan panduan menerapkan new normal dalam bekerja demi keberlangsungan dunia usaha. Perlu juga menerapkan sejumlah perlilaku sehat.