Ibas Tegaskan Demokrat Tolak Bahas RUU Cipta Kerja saat Pandemi

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Annisa Pohan, Agus Harimurti Yudhoyono, Edhie Baskoro Yudhoyono, dan Aliya Rajasa saat menghadiri Kongres Partai Demokrat di Jakarta, Ahad, 15 Maret 2020. Instagram.com/@ruby_26

    Annisa Pohan, Agus Harimurti Yudhoyono, Edhie Baskoro Yudhoyono, dan Aliya Rajasa saat menghadiri Kongres Partai Demokrat di Jakarta, Ahad, 15 Maret 2020. Instagram.com/@ruby_26

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas mengatakan fraksinya menolak apabila DPR membahas rancangan undang-undang apapun, termasuk RUU Cipta Kerja, yang tidak berhubungan dengan penyelesaian pandemi Covid-19.

    "Demokrat sekali lagi tidak apriori membahas RUU apapun apakah itu RUU Omnibus Law Cipta Kerja, RUU Haluan Ideologi Pancasila dan RUU Minerba. Namun kami harus bijak melihat situasi, kondisi dan prioritas," kata Ibas lewat laman Twitter resmi miliknya @Edhie_Baskoro pada Rabu, 22 April 2020 .

    Ibas mengatakan, usulan-usulan pembahasan RUU harus sesuai dengan kebutuhan rakyat. Apalagi, kata dia, saat ini situasi sosial dan ekonomi masyarakat terancam memburuk.

    Dia menilai agar produk UU yang akan disahkan DPR sesuai keperluan rakyat, bisa saja usulan-usulan tersebut belum diperlukan saat ini.

    "Fraksi Partai Demokrat justru mengajak kepada pemerintah untuk bersama serius dan lebih bijak menyelesaikan pandemi Covid-19 yang kian hari kian meningkat dari angka penderita dan kasus kematian," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.