Fachrul Razi Jelaskan Mengapa Larangan Mudik di Awal Ramadan 2020

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Agama Fachrul Razi memberikan sambutan saat pembukaan Rakernas 2020 Dirjen Bimas Islam Kemenag di Gedung Kementrian Agama, Jakarta,  Senin, 2 Maret 2020. Tema rakernas kali ini

    Menteri Agama Fachrul Razi memberikan sambutan saat pembukaan Rakernas 2020 Dirjen Bimas Islam Kemenag di Gedung Kementrian Agama, Jakarta, Senin, 2 Maret 2020. Tema rakernas kali ini "Pengarusutamaan Gerakan Moderasi Beragama di Indonesia Melalui Pendekatan Dakwah, Budaya Dan Pemberdayaan Ekonomi Umat". TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Agama Fachrul Razi mengatakan larangan mudik sengaja dimulai awal Ramadan 2020 di masa wabah Covid-19 ini.

    Tujuannya, dia melanjutkan, supaya masyarakat tidak berencana pulang kampung sebelum Lebaran 2020.

    "Daripada diumumkan pertengahan Ramadan tidak boleh mudik, padahal mungkin orang sudah buat ancang-ancang," ujar Fachrul Razi via telekonferensi seusai mengikuti rapat terbatas dengan Presiden Jokowi hari ini, Selasa, 21 April 2020.

    Menurut Fachrul Razi, mudik selama masa pandemi Covid-19 lebih banyak mudarat ketimbang manfaatnya. "Dapat membawa virus ke kampung."

    Pemerintah melarang mudik mulai Jumat, 24 April 2020, bertepatan dengan perkiraan hari pertama bulan Ramadan 2020.

    Fachrul razi berharap kebijakan melarang mudik tidak mengurangi gairah masyarakat menyambut Ramadan 2020.

    "Kementerian agama mendukung sekali pelarangan ini," ujar dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    New Normal, Cara Baru dalam Bekerja demi Menghindari Covid-19

    Pemerintah menerbitkan panduan menerapkan new normal dalam bekerja demi keberlangsungan dunia usaha. Perlu juga menerapkan sejumlah perlilaku sehat.