747 pasien Sembuh Covid-19, Achmad Yurianto Sebut Kriterianya

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas medis penanganan COVID-19 mengenakan APD ketika berada di ruang isolasi Rumah Sakit rujukan khusus pasien COVID-19 Martha Friska di Medan, Sumatera Utara, Kamis, 2 April 2020. Kabar gembira tersebut disampaikan Juru bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto pada tayangan update situasi pda Kamis sore, 16 April 2020. ANTARA/Septianda Perdana

    Petugas medis penanganan COVID-19 mengenakan APD ketika berada di ruang isolasi Rumah Sakit rujukan khusus pasien COVID-19 Martha Friska di Medan, Sumatera Utara, Kamis, 2 April 2020. Kabar gembira tersebut disampaikan Juru bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto pada tayangan update situasi pda Kamis sore, 16 April 2020. ANTARA/Septianda Perdana

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, menyebutkan sejumlah kriteria kesembuhan pasien Covid-19 yang totalnya kini mencapai 747 orang.

    “Berdasarkan kondisi klinis yang sudah membaik,” kata Yurianto dalam konferensi pers yang disiarkan langsung akun Youtube BNPB, Senin, 20 April 2020.

    Yurianto mengatakan, pasien Covid-19 dianggap sembuh bila tidak membutuhkan layanan rumah sakit lagi. Selain itu, hasil pemeriksaan PCR dua kali berturut-turut negatif.

    Daerah yang menyumbang angka kesembuhan ini, adalah DKI Jakarta dengan 230 orang, Jawa Timur 98 orang, Sulawesi Selatan 63 orang, Jawa Barat 56 orang, dan Jawa Tengah 51.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kemendikbud, yang Diperhatikan Saat Murid Belajar dari Rumah

    Solusi menghambat wabah Covid-19 diantaranya adalah belajar dari rumah dengan cara menghentikan sekolah biasa dan menggantinya dengan sekolah online.