Jokowi Minta Pemerintah Daerah Segera Tes Covid-19 secara Masif

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Luar Negeri Retno Marsudi (kiri) dan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto saat mengikuti KTT ASEAN Plus Three secara virtual dari Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa, 14 April 2020. ANTARA/Biro Pers - Lukas

    Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Luar Negeri Retno Marsudi (kiri) dan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto saat mengikuti KTT ASEAN Plus Three secara virtual dari Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa, 14 April 2020. ANTARA/Biro Pers - Lukas

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo meminta pengujian sampel Covid-19 secara masif dilakukan segera di daerah-daerah. Langkah ini diambil untuk memetakan penyebaran virus Covid-19.

    "Yang pertama saya ingin ditekankan kepada seluruh provinsi Kabupaten/Kota mengenai pentingnya pengujian sampel secara masif," kata Jokowi saat membuka rapat terbatas membahas laporan mingguan Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19, melalui teleconferensi, Senin, 20 April 2020.

    Selain pengujian secara masif, Jokowi mengatakan dua hal penting yang harus dilakukan adalah pelacakan yang progresif terhadap para pasien yang positif terpapar dan isolasi pasien terpapar Covid-19 dengan ketat. "Tiga hal ini yang terus ditekankan kepada daerah," kata Jokowi.

    Untuk mengurangi penyebaran, Jokowi juga mendukung langkah konsultasi medis yang memanfaatkan teknologi. Cara telemedicine ini diyakininya efektif mengurangi pertemuan antar orang, dan memaksimalkan upaya social dan physical distancing yang diimbau pemerintah. "Ini terus ditingkatkan jumlahnya sehingga kontak antara pasien dan dokter bisa dikurangi."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTUN: Blokir Internet di Papua dan Papua Barat Melanggar Hukum

    PTUN umumkan hasil sidang perihal blokir internet di Papua dan Papua Barat pada akhir 2019. Menteri Kominfo dan Presiden dinyatakan melanggar hukum.