Pakar UI Ungkap Pasien Gejala Covid-19 di DKI Sejak Januari 2020

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pemakaman jenazah dengan protokol pasien Virus Corona. Antara/Muhammad Adimaja

    Ilustrasi pemakaman jenazah dengan protokol pasien Virus Corona. Antara/Muhammad Adimaja

    TEMPO.CO, Jakarta - Pakar epidemiologi Universitas Indonesia Pandu Riono menyatakan sejak awal tahun ini sudah ada laporan tentang orang-orang dengan gejala penyakit Covid-19.

    "Ini data dari Dinkes DKI, kami dapat akses dari sana dan kami berasumsi virus Corona sudah beredar di Indonesia sejak minggu ketiga Januari 2020," kata Pandu dalam diskusi virtual mengenai Covid-19 hari ini, Minggu, 19 April.

    Pandu bahkan menduga virus Corona sudah ada di Indonesia pada Januari 2020, sebelum kasus pertama Covid-19 diumumkan oleh Presiden Jokowi pada 2 Maret 2020.

    "Pada Januari itu sudah terjadi penularan lokal (local transmission) di Indonesia."

    Pandu menjelaskan data temuan Covid-19 di DKI Jakarta tersebut terus meningkat pada pekan kedua hingga keempat Januari 2020. Maka dia taksetuju jika Pasien 01 dan 02 di kota Depok dianggap kasus perdana di Indonesia.

    Dia menuturkan bahwa ada penerbangan langsung dari Wuhan, Cina, ke sejumlah kota di Indonesia. Ketika Wuhan menjadi episentrum penyebaran Corona, Indonesia menjadi salah satu negara yang sangat berisiko terpapar Covid-19.

    Beberapa kota yang memiliki penerbangan langsung ke Wuhan, Pandu melanjutkan, di antaranya Medan, Batam, Jakarta, Denpasar, Manado, dan Makassar.

    "Sejak awal pandemi Covid-19 penerbangan terus berjalan, sampai ketika Wuhan lockdown," ujar Pandu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    New Normal, Cara Baru dalam Bekerja demi Menghindari Covid-19

    Pemerintah menerbitkan panduan menerapkan new normal dalam bekerja demi keberlangsungan dunia usaha. Perlu juga menerapkan sejumlah perlilaku sehat.