11 Warga Wonosobo Positif Covid-19, Pernah Ikut Ijtima di Gowa

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota kepolisian Polda Sulsel menyemprotkan cairan di lokasi kegiatan Ijtima Ulama Asia di Desa Pakkatto, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Kamis 19 Maret 2020. Penyemprotan disinfektan di lokasi tersebut sebagai upaya untuk mencegah penyebaran virus Corona (COVID-19) yang telah mewabah di sejumlah wilayah Indonesia. ANTARA FOTO/Abriawan Abhe

    Anggota kepolisian Polda Sulsel menyemprotkan cairan di lokasi kegiatan Ijtima Ulama Asia di Desa Pakkatto, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Kamis 19 Maret 2020. Penyemprotan disinfektan di lokasi tersebut sebagai upaya untuk mencegah penyebaran virus Corona (COVID-19) yang telah mewabah di sejumlah wilayah Indonesia. ANTARA FOTO/Abriawan Abhe

    TEMPO.CO, Semarang - Sebanyak 11 warga Kabupaten Wonosobo positif tertular Covid-19. Mereka memiliki riwayat mengikuti Ijtima Ulama di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Mereka dinyatakan positif setelah menjalani tes polymerase chaine reaction atau PCR.

    Beberapa dari mereka juga menulari keluarganya yang ada di Wonosobo. "Ada empat keluarga dari eks Gowa itu juga positif. Lalu itu menularkan kepada yang lain juga," kata Kepala Dinas Kesehatan Jateng Yulianto Prabowo pada Jumat 17 April 2020. "Ada local transmition penularan."
     
    Berdasarkan informasi yang peroleh, kata Yuli, ada ribuan warga Jawa Tengah mengikuti Ijtima Ulama tersebut. Peserta terbanyak berasal dari Kabupaten Wonosobo. "Data secara pasti jumlahnya kita tidak tahu, diperkirakan ada sekitar 1.500 orang dari Jateng," kata dia.
     
    Yuli meminta, masyarakat yang memiliki informasi tentang penularan Covid-19 dari kegiatan itu agar melapor. Pasalnya, acara yang diikuti oleh puluhan ribuan orang dari berbagai negara itu menjadi salah satu klaster penularan Covid-19 di Indonesia.

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemprov DKI Putuskan Kalender Pendidikan Mulai 13 Juli 2020

    Pemprov DKI Jakarta menetapkan kalender pendidikan 2020/2021 dimulai 13 Juli 2020 dan selesai di Juni 2021. Pada Juli 2021, masuk kalender berikutnya.