Polisi Korban Penembakan Teroris Masih Dirawat di RSUD Poso

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi bersenjata berjaga di depan kamar jenazah tempat disemayamkannya tiga anggota Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso di Rumah Sakit Bahayangkara Polri di Palu, Sulawesi Tengah, Jumat, 22 Maret 2019. Kontak senjata tersebut terjadi di Dusun Air Teh,  Desa Marete, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong, Kamis sore, 21 Maret 2019. ANTARA/Basri Marzuki

    Polisi bersenjata berjaga di depan kamar jenazah tempat disemayamkannya tiga anggota Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso di Rumah Sakit Bahayangkara Polri di Palu, Sulawesi Tengah, Jumat, 22 Maret 2019. Kontak senjata tersebut terjadi di Dusun Air Teh, Desa Marete, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong, Kamis sore, 21 Maret 2019. ANTARA/Basri Marzuki

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan Briptu Ilham, korban penyerangan dan penembakan di Bank Syariah Mandiri, Kabupaten Poso pada Rabu lalu masih dirawat di RSUD Poso.

    "Korban ‎masih di RSUD Poso, kondisinya semakin membaik. Korban tertembak di bagian punggung kanan atas," kata Argo di Kantor Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis, 16 April 2020.

    Argo mengatakan dua pelaku‎ penyerangan, yakni Ali Darwin alias Gobel dan Muis Fahron alias Abdullah, merupakan anggota kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora. Kedua pelaku telah ditembak mati oleh polisi setelah terlibat dalam baku tembak dengan anggota Polri.

    Polri juga telah menyita sejumlah barang bukti, yakni satu pucuk senjata api yang digunakan pelaku untuk menembak korban, telepon seluler dan motor matik yang digunakan pelaku.

    Dalam video yang tersebar di media sosial, ada dua orang tak dikenal menyerang sejumlah aparat yang berjaga di Bank Syariah Mandiri dan terlihat sempat terjadi baku tembak antara pelaku dan aparat kepolisian.

    Menurut salah satu warga di Kabupaten Poso, Iksan Panti, yang saat itu berada di lokasi kejadian, baku tembak tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 WITA.

    Menurut Iksan, pelaku penembakan yang terlibat baku tembak dengan aparat kepolisian itu berjumlah dua orang, dengan berboncengan menggunakan sepeda motor.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemprov DKI Putuskan Kalender Pendidikan Mulai 13 Juli 2020

    Pemprov DKI Jakarta menetapkan kalender pendidikan 2020/2021 dimulai 13 Juli 2020 dan selesai di Juni 2021. Pada Juli 2021, masuk kalender berikutnya.