Putri Ma'ruf Amin Dipilih AHY Jadi Wakil Sekjend Demokrat

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Siti Nur Azizah, putri Wakil Presiden Ma'ruf Amin, yang berminat menjadi bakal calon Wali Kota Tangerang Selatan saat ditemui di kantornya di Kementerian Agama, Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat, 26 Juli 2019. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    Siti Nur Azizah, putri Wakil Presiden Ma'ruf Amin, yang berminat menjadi bakal calon Wali Kota Tangerang Selatan saat ditemui di kantornya di Kementerian Agama, Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat, 26 Juli 2019. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Bakal calon wali kota Tangerang Selatan Siti Nur Azizah resmi bergabung dengan Partai Demokrat. Putri Wakil Presiden Ma'ruf Amin itu bahkan didapuk menjadi wakil sekretaris jenderal partai berlambang mercy tersebut untuk periode 2020-2025.

    "Mohon doanya, semoga makin amanah dan maslahat ke depannya," kata Azizah melalui pesan singkat, Kamis, 16 April 2020.

    Didapuknya Azizah menjadi wakil sekretaris jenderal diumumkan oleh Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono pada Rabu malam, 15 April 2020. Azizah mengisi posisi wakil sekjen bersama Andi Timo Pangerang, Renanda Bachtar, Imelda Sari, Jansen Sitindaon, Putu Supadma Rudana, Ingrid Kansil, Muhammad Rivai Darus, Irwan, dan Agust Jovan Latuconsina.

    Siti Nur Azizah lahir di Jakarta, 5 September 1972. Menjadi sarjana hukum dari Universitas Negeri Malang, ia kemudian menempuh studi master di Universitas Jayabaya dan doktoral hukum di Universitas Krisnadwipayana. Sejak 1995 hingga kini, ia menjadi dosen di STAI Salahudin Al Ayubi Jakarta Utara.

    Sejak muda Azizah aktif bergiat di sejumlah organisasi, mulai dari Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama, Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia, hingga Muslimat NU. Azizah juga masih menjabat sebagai Wakil Sekretaris Komisi Hukum dan Perundangan Majelis Umat Islam, Wakil Ketua Persaudaraan Dosen Republik Indonesia (PDRI), dan Pembina Fatayat NU Tangerang Selatan.

    Sebelum terjun ke politik, Azizah merupakan pegawai negeri sipil (PNS) di Kementerian Agama. Ia mundur dari status PNS lantaran ingin serius mencalonkan diri di pemilihan wali kota Tangerang Selatan.

    Azizah juga telah mendaftar ke sejumlah partai untuk maju di Pilwakot Tangsel, di antaranya ke Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Gerindra, Partai Hanura, Partai Amanat Nasional, dan Partai Persatuan Pembangunan.

    Pada akhir Desember lalu, Azizah bahkan telah menemui Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto. Azizah juga mengikuti konvensi penjaringan calon kepala daerah yang digelar Partai Solidaritas Indonesia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kemendikbud, yang Diperhatikan Saat Murid Belajar dari Rumah

    Solusi menghambat wabah Covid-19 diantaranya adalah belajar dari rumah dengan cara menghentikan sekolah biasa dan menggantinya dengan sekolah online.