Akibat Wabah Covid-19, Kemnaker Akomodir CPMI Pulang ke Asal

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kementerian Ketenagakerjaan mengakomodir CPMI pulang ke kampung halamannya.

    Kementerian Ketenagakerjaan mengakomodir CPMI pulang ke kampung halamannya.

    INFO NASIONAL — Kementerian Ketenagakerjaan melalui Direktorat Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Luar Negeri (Direktorat PPTKLN) menindaklanjuti video permintaan 114 Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) yang ingin pulang ke daerah asal karena gagal berangkat akibat wabah Covid-19.

    Kemnaker merespons cepat dengan melakukan supervisi bersama Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Tangerang, Satpol PP Kecamatan Serdang Kulon, BABINSA dan BABINKAMTIBNAS ke PT RI yang merupakan Perusahaan Pelaksana Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI).

    "Kita terus berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk PT RI, untuk memulangkan 114 CPMI ke daerah asal masing-masing," kata Direktur Perlindungan dan Penempatan Tenaga Kerja Luar Negeri (PPTKLN), Eva Trisiana di Jakarta, pada Rabu, 15 April 2020.

    Eva menjelaskan, Pemerintah terus berupaya mencegah penyebaran Covid-19, salah satunya adalah melakukan penghentian sementara penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dengan menerbitkan Keputusan Menteri Ketenagakerjaan (Kepmenaker) Nomor 151 Tahun 2020.

    Menurut Eva, terbitnya Kepmenaker tersebut merupakan upaya pelindungan terhadap keselamatan dan kesehatan PMI. "Untuk itu, kami mengimbau kepada seluruh perusahaan penempatan PMI untuk ikut berperan aktif dalam pencegahan penyebaran Covid-19," katanya.

    Sementara, Kasubdit Perlindungan TKI Kemnaker, M. Ridho Amrullah menegaskan supervisi ini merupakan kelanjutan dari supervisi sebelumnya pada tanggal 9 April 2020 oleh Direktorat Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Luar Negeri (PPTKLN) dan Ditjen Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan, Kemnaker.

    Pada supervisi kedua ini, Ridho mengimbau pihak PT RI segera memulangkan para CPMI ke masing-masing daerah asal guna mematuhi kebijakan physical distancing dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19.

    "Kami juga mengimbau kepada para CPMI, agar tetap selalu memakai masker, menjaga jarak, dan menjaga kebersihan dan kesehatan dalam masa tunggu untuk pelaksanaan pemulangan," kata Ridho yang memimpin supervisi tersebut.

    Ridho menambahkan, 114 orang CPMI yang akan dipulangkan dalam pekan ini, akan dikoordinasikan dengan Disnaker masing-masing daerah asal.

    "Pemulangan dalam pekan ini, juga disepakati oleh pihak Disnakertrans Kabupaten Tangerang, BABINSA dan BABINKAMTIBNAS, dikarenakan Kabupaten Tangerang akan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)," ujar Ridho.

    Ridho mengungkapkan, pemulangan CPMI dari DKI Jakarta akan dilakukan pada Rabu, 15 April 2020. Selanjutnya, pada Kamis, 16 April 2020, akan dipulangkan CPMI asal Jawa Barat dan pada Jumát, 17 April 2020, CPMI dari provinsi Jawa Tengah, Lampung dan NTB akan dipulangkan secara serentak.

    Endah Yunus Lestari selaku Perwakilan PT RI dalam klarifikasinya mengungkapkan, 114 orang CPMI itu terbanyak berasal dari provinsi Jawa Barat sebanyak 50 orang. Menyusul berikutnya Lampung (28); NTB (23); Jateng (6); Banten (5) dan DKI Jakarta (2).

    "Kami siap memulangkan CPMI pada pekan ini, dan kami juga akan berkoordinasi dengan Kemnaker dan Disnakertrans Kabupaten Tangerang, serta pihak terkait lainnya," kata Endah.

    Endah juga menyampaikan tidak akan meminta jaminan kepada para CPMI yang diizinkan untuk pulang ke daerah asalnya masing-masing. Namun, Endah berharap agar para CPMI itu dapat kembali ke PT RI jika akan kembali bekerja ke luar negeri pada saat kondisi telah kondusif. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.