Komnas HAM Serahkan Perbaikan Berkas Kasus Paniai ke Kejagung

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Komisioner Komnas HAM (Kiri ke Kanan) Amiruddin, Beka Ulung Hapsara, Wakil Ketua Komnas HAM Hairansyah, dan Komisioner Choirul Anam, saat konferensi pers di Kantor Komnas HAM, Jakarta Pusat, Jumat, 27 September 2019. Tempo/Egi Adyatama

    Komisioner Komnas HAM (Kiri ke Kanan) Amiruddin, Beka Ulung Hapsara, Wakil Ketua Komnas HAM Hairansyah, dan Komisioner Choirul Anam, saat konferensi pers di Kantor Komnas HAM, Jakarta Pusat, Jumat, 27 September 2019. Tempo/Egi Adyatama

    TEMPO.CO, Jakarta-Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) telah mengembalikan berkas kasus Paniai, Papua, yang telah diperbaiki, ke Kejaksaan Agung. "Iya, sudah kami kembalikan kemarin (Selasa, 14 April)  langsung ditujukan ke Jaksa Agung," ujar Komisioner Komnas HAM Choirul Anam saat dihubungi, Rabu, 15 April 2020.

    Berkas kasus Paniai pertama kali diserahkan Komnas HAM kepada Kejaksaan Agung pada 11 Februari 2020 lalu. Namun, penyidik kemudian mengembalikan berkas tersebut ke Komnas HAM lantaran dianggap belum memenuhi kelengkapan atau syarat-syarat suatu peristiwa dapat ditingkatkan ke tahap penyidikan pelanggaran HAM berat, baik pada syarat-syarat formiil maupun pada syarat-syarat materiil.

    Dihubungi setelahnya, Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Hari Setiyono mengatakan bahwa Direktur HAM belum menerima pengembalian berkas tersebut. "Mungkin masih dalam proses di administrasi surat yang sedang diproses. Nanti kami infokan jika sudah diterima," kata Hari.

    Peristiwa Paniai telah ditetapkan Komnas HAM sebagai pelanggaran HAM berat. Militer dan kepolisian diduga sebagai pelaku yang bertanggung jawab. Hasil tersebut diperoleh setelah tim ad hoc bekerja dari 2015 sampai 2020.

    ANDITA RAHMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    New Normal, Cara Baru dalam Bekerja demi Menghindari Covid-19

    Pemerintah menerbitkan panduan menerapkan new normal dalam bekerja demi keberlangsungan dunia usaha. Perlu juga menerapkan sejumlah perlilaku sehat.