Panglima Sebut Ada 1.187 Kasus Covid-19 di Lingkup TNI

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto (kiri) berjalan bersama Kapolri Jenderal Pol Idham Azis (kanan) saat meninjau Pulau Sebaru Kecil di Kepulauan Seribu, Jakarta, Kamis 27 Februari 2020. Pemerintah menyatakan pulau itu telah siap untuk dijadikan lokasi observasi 188 WNI ABK World Dream. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

    Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto (kiri) berjalan bersama Kapolri Jenderal Pol Idham Azis (kanan) saat meninjau Pulau Sebaru Kecil di Kepulauan Seribu, Jakarta, Kamis 27 Februari 2020. Pemerintah menyatakan pulau itu telah siap untuk dijadikan lokasi observasi 188 WNI ABK World Dream. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

    TEMPO.CO, Jakarta - Panglima Tentara Nasional Indonesia Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan hingga saat ada 1.187 kasus terkait Covid-19 di lingkup Markas Besar TNI. Hadi mengatakan 55 orang di antaranya positif Covid-19 dan 190 orang pasien dalam pengawasan (PDP).

    "TNI sudah melakukan rapid test terhadap anggota aktif dan purnawirawan, belum seluruh anggota kami tes memang," kata Hadi dalam rapat kerja virtual dengan Komisi I Dewan Perwakilan Rayat, Rabu, 15 April 2020.

    Hadi juga merinci data kasus ODP dan meninggal karena Covid-19. Namun dari paparan tiga Kepala Staf  TNI, tercatat ada 7 TNI meninggal baik yang berstatus militer aktif dan PNS, belum termasuk purnawirawan dan keluarga mereka.

    Belakangan salah satu anggota Komisi 1 DPR mengirimkan detil angka. Yaitu 873 ODP orang, sembuh ada 54 orang, dan meninggal 15 orang

    Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Andika Perkasa mengatakan ada 463 TNI AD dirawat karena Covid-19. Sebanyak 285 di antaranya merupakan militer aktif dan 178 pegawai negeri sipil.

    "Yang meninggal sudah ada empat, satu TNI aktif dan tiga PNS, dua di antaranya tenaga medis," kata Andika. Ia mengatakan tenaga medis PNS yang terakhir meninggal pada Sabtu malam lalu.

    Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Siwi Sukma Adji mengatakan ada 97 anggotanya yang berstatus ODP, 32 orang PDP, dan 20 orang positif Covid-19.

    "Yang meninggal sampai saat ini tim TNI AL aktif ada satu dokter, purnawirawan lima, dan keluarga besar tiga orang," kata Siwi.

    Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal Yuyu Sutisna merinci, ada 346 anggotanya berstatus ODP, baik dari militer aktif dan keluarganya serta PNS. Sebanyak 23 orang lainnya berstatus ODP.

    Adapun yang positif berjumlah 25 orang dari militer, satu orang dari PNS, dan delapan orang dari keluarga. "Dari yang positif meninggal dua orang, keduanya dari militer, dan dua orang sembuh," kata Yuyu.

    Hadi mengatakan total anggota TNI seluruh Indonesia kurang lebih 450 ribu. Ia mengatakan pengetesan diprioritaskan bagi pasukan yang ditugaskan membantu penanganan Covid-19.

    Hadi juga berujar data ini setiap harinya terus diperbarui dan dengan melihat perkembangan data yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan.

    Hingga saat ini, tercatat ada 4.839 kasus positif Covid-19 di Indonesia. Sebanyak 3.954 di antaranya berstatus dalam perawatan, 426 meninggal, dan 459 meninggal.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peranan Penting Orang Tua dalam Kegiatan Belajar dari Rumah

    Orang tua mempunyai peranan yang besar saat dilaksanakannya kegiatan belajar dari rumah.