Sembuh dari Covid-19, Menteri Budi Karya Sumadi Pulang ke Rumah

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dinyatakan positif Corona pada 14 Maret lalu. Kabar tersebut disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno atas izin keluarga pada Sabtu malam, 14 Maret 2020. Budi Karya merupakan pejabat tinggi Indonesia pertama yang terinfeksi virus Corona. instagram.com/sekretariat.kabinet

    Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dinyatakan positif Corona pada 14 Maret lalu. Kabar tersebut disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno atas izin keluarga pada Sabtu malam, 14 Maret 2020. Budi Karya merupakan pejabat tinggi Indonesia pertama yang terinfeksi virus Corona. instagram.com/sekretariat.kabinet

    TEMPO.CO, Jakarta - Setelah satu bulan menjalani perawatan, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi sembuh dari Covid-19. "Bapak Budi Karya Sumadi, beberapa hari lalu telah kembali di kediaman setelah dirawat di RSPAD," ujar Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati, dalam keterangannya, Rabu, 15 April 2020, pria yang akrab disapa BKS itu kini telah kembali ke kediamannya.

    Kendati dinyatakan sembuh, Budi masih harus menjalani isolasi mandiri sesuai protokol penanganan Covid-19. "Kondisi beliau sehat dan saat ini tengah melakukan pemulihan serta isolasi mandiri selama 14 hari sesuai arahan dokter."

    Kesembuhan BKS disambut gembira oleh rekan-rekannya di kabinet. "Selamat Pak Menhub. Glad to hear you have returned home. Segera bergabung ratas vidcon, Pak." Menkumham Yasonna Laoly menyampaikan dalam obrolan sebuah grup WhatsApp yang beranggotakan para menteri dan juga wartawan istana, Rabu, 15 April 2020.

    Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dinyatakan positif terjangkit Covid-19 pada 14 Maret 2020. BKS tercatat sebagai pasien dengan nomor kasus ke76.

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.