Didik Supriyanto Pakai Masker saat Bersumpah Jadi Anggota DKPP

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Peneliti Senior CSIS, JB Kristiadi (kiri), Sekjen Partai Damai Sejahtera Sahat Sinaga dan Ketua Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi Didik Supriyanto (kanan), sebelum mengikuti diskusi tentang UU Pemilu, di Jakarta, Selasa, 17 April 2012. TEMPO/Imam Sukamto

    Peneliti Senior CSIS, JB Kristiadi (kiri), Sekjen Partai Damai Sejahtera Sahat Sinaga dan Ketua Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi Didik Supriyanto (kanan), sebelum mengikuti diskusi tentang UU Pemilu, di Jakarta, Selasa, 17 April 2012. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Didik Supriyanto mengucapkan sumpah jabatan pergantian antar waktu anggota Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum sisa masa tugas 2017-2022. Acara digelar di Kantor DKPP, Jakarta, pada Rabu, 15 April 2020 dan disiarkan secara langsung lewat kanal DKPP di Facebook.

    Pengucapan sumpah jabatan itu terlihat dihadiri beberapa orang dalam satu ruangan. Orang-orang yang hadir mengenakan masker dan saling menjaga jarak fisik.

    Pembawa acara membacakan surat Keputusan Presiden Nomor 30/P Tahun 2020 yang berisi penunjukkan Didik Supriyanto sebagai anggota DKPP masa bakti 2017-2022. 

    Setelah itu, Didik membaca sumpah jabatan dan disumpah oleh rohaniawan. “Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan memenuhi kewajiban saya sebagai anggota DKPP dengan sebaik-baiknya sesuai dengan peraturan perundang-undangan dengan berpedoman pada Pancasila dan UUD 1945.”

    Anggota DKPP baru ini juga bersumpah akan bekerja dengan sungguh-sungguh, jujur, adil, dan cermat saat menjalankan tugas dan wewenang demi suksesnya Pemilu. Ia juga mengatakan akan menegakkan demokrasi dan keadilan, serta mementingkan kepentingan NKRI daripada kepentingan pribadi dan golongan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.