Kasus Covid-19 14 April: 4.839 Positif, 426 Sembuh, 459 Meninggal

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga saat berteduh di depan mural tentang petugas medis yang menangani pandemi virus corona atau COVID-19 di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Depok, Jawa Barat, Selasa, 14 April 2020. Mural tersebut ditujukan sebagai bentuk dukungan kepada tenaga medis yang menjadi garda terdepan dalam menghadapi COVID-19 di Indonesia. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Warga saat berteduh di depan mural tentang petugas medis yang menangani pandemi virus corona atau COVID-19 di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Depok, Jawa Barat, Selasa, 14 April 2020. Mural tersebut ditujukan sebagai bentuk dukungan kepada tenaga medis yang menjadi garda terdepan dalam menghadapi COVID-19 di Indonesia. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, mengatakan terjadi penambahan kasus baru pasien positif Corona pada Selasa, 14 April 2020.

    “Sebanyak 282 orang, sehingga jumlah menjadi 4.839 kasus. Terdapat 46 orang pasien sudah sembuh, sehingga total menjadi 426 kasus. terdapat 60 kasus pasien yang meninggal dari konfirmasi Covid-19 positif sehingga menjadi 459 orang,” kata Yurianto, Selasa,14 April 2020.

    Yurianto mengatakan, jumlah kasus ini sudah merata di hampir semua provinsi. Ia juga meyakini kasus akan terus terjadi. “Ini akan mengakibatkan berbagai macam dampak, baik keluarga ditinggalkan maupun kita semua,” katanya.

    Yurianto juga meminta masyarakat mengurangi aktivitas dan interaksi di luar rumah. Masyarakat diwajibkan menggunakan masker saat keluar rumah.

    Ia pun mengingatkan masyarakat untuk mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir setidaknya selama 20 detik dan sesering mungkin. “Terutama pada saat makan, menyentuh wajah, karena ini rute penularan yang tidak disadari,” kata Yurianto.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemprov DKI Putuskan Kalender Pendidikan Mulai 13 Juli 2020

    Pemprov DKI Jakarta menetapkan kalender pendidikan 2020/2021 dimulai 13 Juli 2020 dan selesai di Juni 2021. Pada Juli 2021, masuk kalender berikutnya.