Stasiun KRL Padat Saat PSBB, Koalisi: Cermin Lambannya Birokrasi

Sejumlah penumpang KRL Commuter Line antre menunggu kedatangan kereta di Stasiun Bogor, Jawa Barat, Senin, 13 April 2020. Antrean panjang penumpang KRL Commuter Line di Stasiun Bogor tersebut akibat kebijakan pemeriksaan suhu tubuh dan pembatasan jumlah penumpang di setiap rangkaian kereta sebagai tindakan pencegahan penyebaran wabah pandemi virus Corona (COVID-19). ANTARA

TEMPO.CO, Jakarta - Meski Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB, sejumlah stasiun kereta rel listrik (KRL) berjubel calon penumpang pagi tadi, Senin, 13 April 2020. Beberapa stasiun KRL yang terpantau padat adalah Stasiun Bogor,Cilebut, Bojonggede, Citayam dan Depok.

Koalisi Masyarakat Sipil untuk Pemantauan Penanganan Covid-19 menilai kepadatan adalah efek dari lambannya pemerintah menerapkan status PSBB wilayah episenter penyebaran virus Corona.  "Ini mencerminkan lambannya birokasi bekerja menangani pandemi," kata Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Masyarakat, Ricky Gunawan, kepada Tempo, Senin, 13 April 2020.

Situasi ini semestinya bisa diantisipasi terlebih dulu oleh pemerintah. Ricky mengatakan, ketidakefektifan PSBB ini terjadi karena proses birokrasi yang lama dan berbelit. Hal itu juga menegaskan bahwa pemerintah pusat terkesan tak menunjukkan kepekaan tanggap darurat.

Melalui Twitter, warganet pun mempertanyakan efektivitas pembatasan jarak fisik di dalam kereta api selama PSBB.

Ricky mengatakan, di satu sisi dapat dipahami bahwa ada masyarakat dari kawasan penyangga perlu berangkat bekerja ke Jakarta. Namun dia juga menyorot Kementerian Kesehatan yang baru menetapkan PSBB di Bogor pada Sabtu lalu, 11 April 2020. Padahal, persetujuan PSBB untuk DKI sudah keluar pada Selasa, 7 April lalu.

Pemerintah DKI pun memerlukan waktu tiga hari hingga akhirnya mengumumkan penetapan PSBB pada Jumat, 10 April. Adapun pengajuan PSBB Bogor, Depok, dan Bekasi disampaikan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pada Rabu, 8 April.

Menurut Ricky, pemerintah seharusnya lebih cepat mengeluarkan persetujuan PSBB untuk tiga kawasan itu, yakni bersamaan atau tak berselang lama dengan persetujuan untuk DKI. Apalagi, ujar dia, fakta bahwa Jabodetabek merupakan episenter penyebaran virus Corona sudah diketahui sejak awal.

"Jika pemerintah sedari awal menetapkan PSBB di daerah-daerah itu, kita punya jeda waktu untuk persiapan agar kepadatan seperti ini (di stasiun dan KRL) bisa diminimalisir," ujar Ricky.

Koalisi masyarakat sipil menilai penerapan PSBB Jabodetabek akan efektif setidaknya dengan dua syarat. Pertama, penerapan PSBB Jakarta harus sejalan dengan daerah sekitarnya yang berbeda provinsi.

Kedua, PSBB tetap harus disertai tes massal dan penelusuran (tracing) yang agresif. Ricky menilai kedua hal ini masih sangat jauh dari standar, sehingga persentase kematian Indonesia akibat Covid-19 pun terbilang tinggi.






Kanselir Jerman Olaf Scholz Positif Covid-19

18 jam lalu

Kanselir Jerman Olaf Scholz Positif Covid-19

Kanselir Jerman Olaf Scholz terinfeksi virus corona sepulang lawatannya ke Timur Tengah.


Batuk Berkepanjangan, Hati-hati Gejala Long COVID-19

19 jam lalu

Batuk Berkepanjangan, Hati-hati Gejala Long COVID-19

Pakar menjelaskan batuk kronik berkepanjangan hingga beberapa bulan dapat mengindikasikan penyintas mengalami long COVID-19.


Warga China Kritisi Kebijakan Nol Covid, Dorong Keterbukaan

1 hari lalu

Warga China Kritisi Kebijakan Nol Covid, Dorong Keterbukaan

Warga China minta para ahli epidemi berbicara dan pemerintah melakukan penelitian komprehensif dan transparan untuk meninjau kebijakan nol Covid.


Pemeritah Resmi Tawarkan ORI022: Mulai dari Rp 1 Juta, Kupon 5,95 Persen

1 hari lalu

Pemeritah Resmi Tawarkan ORI022: Mulai dari Rp 1 Juta, Kupon 5,95 Persen

Pemerintah resmi membuka penawaran ORI (Obligasi Negara Ritel Indonesia) seri ORI022 mulai hari ini, Senin, 26 September 2022 pukul 09.35 WIB.


CEO Pfizer Kena Covid-19 Lagi

2 hari lalu

CEO Pfizer Kena Covid-19 Lagi

CEO Pfizer Inc, Albert Bourla, pada Sabtu, 24 September 2022, mengumumkan positif Covid-19 untuk kedua kalinya.


KAI Commuter Beri Penjelasan Mengapa Pelecehan Seksual di KRL Terus Berulang

2 hari lalu

KAI Commuter Beri Penjelasan Mengapa Pelecehan Seksual di KRL Terus Berulang

KAI Commuter menyatakan sudah melakukan berbagai upaya agar pelecehan seksual tak terjadi. Tapi mengapa terus berulang?


Ketika Undangan Bela Negara Rusia untuk Orang yang Sudah Mati

2 hari lalu

Ketika Undangan Bela Negara Rusia untuk Orang yang Sudah Mati

Presiden Putin memerintahkan wajib militer bagi warga untuk berperang membela Rusia di Ukraina, tapi panggilan dinilai hanya untuk warga daerah miskin


Hong Kong Hapus Kewajiban Karantina di Hotel, Cukup Tes Antigen

3 hari lalu

Hong Kong Hapus Kewajiban Karantina di Hotel, Cukup Tes Antigen

Hong Kong akan menghapus kebijakan wajib karantina hotel Covid-19 untuk semua kedatangan mulai 26 September 2022


Pelaku Pelecehan Seksual di KRL Terekam CCTV Analytic, Tak Boleh Lagi Masuk Stasiun

4 hari lalu

Pelaku Pelecehan Seksual di KRL Terekam CCTV Analytic, Tak Boleh Lagi Masuk Stasiun

Tindakan pelecehan seksual kembali berulang di KRL. Pelaku sudah diserahkan ke polisi. Wajahnya terekam CCTV analytic, terlarang untuk masuk stasiun.


Jepang Longgarkan Aturan Covid-19 untuk Wilayah Perbatasan

4 hari lalu

Jepang Longgarkan Aturan Covid-19 untuk Wilayah Perbatasan

Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida pada Kamis, 22 September 2022, mengumumkan Jepang akan melonggarkan aturan Covid-19 di wilayah perbatasan