Istana Klarifikasi Video yang Sebut Jokowi Bagi Sembako di Bogor

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 di Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau, Rabu, 1 April 2020. Rumah sakit ini akan mulai beroperasi pada 6 April mendatang. ANTARA/Sigid Kurniawan

    Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 di Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau, Rabu, 1 April 2020. Rumah sakit ini akan mulai beroperasi pada 6 April mendatang. ANTARA/Sigid Kurniawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretariat Presiden membantah bahwa Presiden Joko Widodo atau Jokowi telah membagikan paket sembako di sekitar Istana Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu malam, 11 April 2020. Hal ini sekaligus mengklarifikasi adanya video yang menunjukkan warga yang berkerumun di depan Istana Kepresidenan Bogor. Mereka disebut sedang menerima sembako dari Jokowi.

    “Tidak ada kegiatan pembagian paket sembako oleh Presiden pada Sabtu malam di Bogor,” kata Bey Machmudin, Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden kepada Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden, Ahad, 12 April 2020 dalam keterangan tertulis.

    Bey mengakui Jokowi membagikan paket sembako pada Kamis sore, 9 April 2020 di Jakarta dalam perjalanan dari Istana Merdeka Jakarta menuju Gerbang Tol Kemayoran, saat melanjutkan perjalanan ke Bogor. Selain itu pembagian sembako juga dilakukan pada Jumat malam, 10 April 2020 di Bogor.

    "Dalam kegiatan pembagian paket sembako tersebut, pihak Paspampres selalu mengutamakan protokol kesehatan dalam pandemi virus corona dan physical distancing," kata Bey.

    Pada Sabtu malam, Bey mengatakan masyarakat memperkirakan Jokowi akan kembali membagikan paket sembako. Perkiraan masyarakat ini kemungkinan didasari adanya pembagian paket sembako pada Jumat sebelumnya.

    Selain itu, Bey mengatakan muncul informasi yang beredar di masyarakat dan bukan dari sumber resmi yang menyebutkan bahwa Presiden akan membagikan paket sembako.

    “Kemungkinan karena malam sebelumnya ada pembagian paket sembako, masyarakat mengira akan ada lagi pembagian sehingga mereka berbondong-bondong ke Istana Kepresidenan Bogor”, kata Bey.

    Setelah diberi penjelasan oleh Paspampres yang dibantu aparat kewilayahan dari Komando Resor Militer 061 (Korem 061/Surya Kencana) dan Polresta Bogor Kota, para warga tersebut akhirnya kembali ke rumah masing-masing.

    Selanjutnya, Bey mengatakan dari serangkaian kegiatan pembagian paket sembako itu, Sekretariat Presiden, Sekretariat Militer, dan Paspampres akan melakukan evaluasi cara pembagian sembako. Mereka akan mengutamakan physical distancing, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

    “Terlebih lagi, DKI Jakarta dan wilayah Bogor sudah ditetapkan Menteri Kesehatan sebagai wilayah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Tentunya kita semua harus mendukung pelaksanaan PSBB ini,” ucap Bey.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.