Kabar Baik, Khofifah Sebut 65 Pasien Covid-19 di Jatim Sembuh

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota polisi lalu lintas Polres Mojokerto melakukan pemeriksaan suhu tubuh pengendara motor saat sosialisasi penggunaan masker dengan memakai helm virus corona di pasar tradisional Sawahan, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Rabu, 8 April 2020. Polres Mojokerto memakai cara unik untuk menyadarkan masyarakat terkait kewajiban menggunakan masker saat keluar rumah serta membagi masker gratis untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19. ANTARA

    Anggota polisi lalu lintas Polres Mojokerto melakukan pemeriksaan suhu tubuh pengendara motor saat sosialisasi penggunaan masker dengan memakai helm virus corona di pasar tradisional Sawahan, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Rabu, 8 April 2020. Polres Mojokerto memakai cara unik untuk menyadarkan masyarakat terkait kewajiban menggunakan masker saat keluar rumah serta membagi masker gratis untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19. ANTARA

    TEMPO.CO, Surabaya - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan sebanyak 65 pasien dinyatakan sembuh dari infeksi virus corona jenis baru atau Covid-19. Total ada 267 kasus terkonfirmasi positif di wilayah Jawa Timur.

    "Alhamdulillah, setiap hari selalu ada kabar baik dari yang sembuh. Hari ini ditambah dua orang, sehingga total 65 orang," kata Khofifah di Gedung Negara Grahadi di Surabaya, Sabtu, 12 April 2020.

    Secara persentase, kata dia, tingkat kesembuhan di Jawa Timur mencapai 24,33 persen yang artinya tertinggi di antara seluruh provinsi lain.

    Menurut dia, hasil tersebut tidak lepas dari dedikasi dan profesionalitas tim kesehatan yang melakukan pelayanan terbaik.

    "Terima kasih kepada seluruh tim kesehatan. Kami semua mendoakan agar selalu sehat dan keluarganya juga turut sehat," katanya.

    Secara rinci, jumlah pasien positif Corona yang sembuh yaitu 33 orang berasal dari Kota Surabaya, delapan orang asal Magetan, empat orang masing-masing asal Kabupaten Malang, Kota Malang, dan Situbondo. Serta tiga orang asal Sidoarjo.

    Kemudian, masing-masing satu orang berasal dari Kabupaten Blitar, Kota Blitar, Banyuwangi, Gresik, Jember, Kabupaten Kediri, Kota Kediri, Kabupaten Madiun serta Kota Batu.



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kemendikbud, yang Diperhatikan Saat Murid Belajar dari Rumah

    Solusi menghambat wabah Covid-19 diantaranya adalah belajar dari rumah dengan cara menghentikan sekolah biasa dan menggantinya dengan sekolah online.