PVMBG Kembali Tegaskan Dentuman Tak Berasal dari Anak Krakatau

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • BNPB memposting di akun Twitternya saat Gunung Anak Krakatau bererupsi. Foto/Twitter/BNPB_Indonesia

    BNPB memposting di akun Twitternya saat Gunung Anak Krakatau bererupsi. Foto/Twitter/BNPB_Indonesia

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Rudy Suhendar, menegaskan suara dentuman yang terdengar masyarakat di sebagian Jakarta dan Bogor bukan berasal dari erupsi Gunung Anak Krakatau.

    "Sejak awal letusan sampai sekarang di pos pengamatan Banten tidak terdengar dentuman sehingga tidak bisa dikaitkan antara erupsi dengan dentuman," kata Rudy seperti disiarkan lewat akun Instagram resmi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) ESDM pada Sabtu, 11 April 2020.

    Dalam keterangannya, PVMBG menegaskan belum mengetahui asal dentuman tersebut. Yang jelas, mereka menyatakan bahwa erupsi Anak Krakatau memang meningkat sejak Jumat, 10 April 2020 pukul 22.00 WIB.

    Citra satelit, kata lembaga ini, juga tak merekam adanya emisi gas magma yang besar. Menurut PVMBG, emisi magma cenderung rendah.

    PVMBG menyebut petir memang terlihat di sekitar Gunung Anak Krakatau. Namun, petugas di pos pantau yang ada di Banten tak mendengar dentuman.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kemendikbud, yang Diperhatikan Saat Murid Belajar dari Rumah

    Solusi menghambat wabah Covid-19 diantaranya adalah belajar dari rumah dengan cara menghentikan sekolah biasa dan menggantinya dengan sekolah online.