PBNU Gelar Doa Bersama, Said Aqil Harap Covid-19 Segera Lenyap

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Umat Islam melaksanakan salat Jumat di masjid Agung Al Markazul Islamic Center Lhokseumawe, di tengah mewabahnya virus corona di Aceh, Jumat, 3 April 2020. Meskipun Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah mengeluarkan fatwa tentang tidak wajib melaksanakan salat Jumat di masjid dan menggantinya dengan salat Dzuhur di rumah, sejumlah masjid di kota itu tetap melaksanakannya tanpa

    Umat Islam melaksanakan salat Jumat di masjid Agung Al Markazul Islamic Center Lhokseumawe, di tengah mewabahnya virus corona di Aceh, Jumat, 3 April 2020. Meskipun Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah mengeluarkan fatwa tentang tidak wajib melaksanakan salat Jumat di masjid dan menggantinya dengan salat Dzuhur di rumah, sejumlah masjid di kota itu tetap melaksanakannya tanpa "social distancing". ANTARA/Rahmad

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama atau PBNU menggelar acara doa bersama dan pertobatan massal pada Kamis, 9 April 2020 malam. Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj berharap doa bersama itu dapat mengangkat Covid-19 dari dunia.

    "Kesempatan yang baik pada hari ini kita bersama seluruh warga nahdiyin di mana pun berada berdoa, bermunajat mohon kepada Allah dengan khusyuk, tulus dan ikhlas, supaya Allah mengangkat wabah virus corona dari Indonesia dan seluruh masyarakat Islam di mana pun berada," kata Said dalam siaran doa bersama di Youtube NU, Kamis, 9 April 2020.

    Dia yakin jika berdoa dengan penuh keyakinan, Allah pasti akan mendengarkan. "Biasanya kita mengadakan istighosah kumpul ramai-ramai, karena sekarang tidak boleh, kita gelar online, sama artinya asal dengan hati tulus ikhlas. Tidak sulit bagi allah mengabulkan doa kita," ujarnya. 
     
    Dalam doa bersama itu, turut hadir Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Doa bersama dipimpin oleh Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.