Gibran Sumbang APD dan Vitamin untuk Tenaga Medis di Surakarta

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja menjahit kain saat memproduksi masker di Balai Latihan Kerja (BLK) Boyolali, Teras, Boyolali, Jawa Tengah, Selasa, 7 April 2020. Selain dapat memproduksi baju untuk tenaga medis pesanan rumah sakit, BLK tersebut juga telah memproduksi sebanyak 2.000 masker dari bahan dasar kain dan dibagikan secara gratis kepada masyarakat sebagai alat pelindung diri di tengah wabah virus Corona. ANTARA/Aloysius Jarot Nugroho

    Pekerja menjahit kain saat memproduksi masker di Balai Latihan Kerja (BLK) Boyolali, Teras, Boyolali, Jawa Tengah, Selasa, 7 April 2020. Selain dapat memproduksi baju untuk tenaga medis pesanan rumah sakit, BLK tersebut juga telah memproduksi sebanyak 2.000 masker dari bahan dasar kain dan dibagikan secara gratis kepada masyarakat sebagai alat pelindung diri di tengah wabah virus Corona. ANTARA/Aloysius Jarot Nugroho

    TEMPO.CO, Jakarta - Putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka menyerahkan bantuan berupa alat pelindung diri (APD) dan vitamin ke Pemerintah Kota Surakarta, Kamis 9 April 2020. Bantuan serupa juga telah diserahkan untuk belasan rumah sakit.

    "Kami berharap bantuan ini bisa dijadikan alat perang bagi tenaga medis yang ada di lapangan," kata Gibran pada Kamis, 9 April 2020.

    Gibran menyebut bantuan yang diberikan itu berupa 1.200 alat pelindung diri sebagai pengaman petugas medis. Selain itu, dia juga membawa 12 ribu saset vitamin.

    Selama beberapa hari terakhir, pria yang ingin maju dalam ajang pemilihan Wali Kota Surakarta itu mengaku telah menyerahkan bantuan yang sama ke sejumlah rumah sakit. "Kami serahkan ke 11 rumah sakit dan Basarnas," kata dia.

    Gibran menyebut tidak ada agenda politik dalam penyerahan bantuan tersebut. Dia bahkan mengaku telah menghentikan semua kegiatan politik yang telah disiapkan untuk pemilihan wali kota.

    "Relawan politik sudah saya liburkan sejak tiga pekan lalu," katanya. Saat ini para relawan bertugas untuk melakukan penyemprotan disinfektan di perkampungan. "Termasuk pembagian sembako, masker dan hand sanitizer," katanya.

    Sedangkan Sekretaris Daerah Kota Surakarta Ahyani menyebut perlengkapan alat pelindung diri memang sangat dibutuhkan oleh para petugas medis. "Mudah-mudahan bisa segera digunakan oleh petugas media yang menjadi ujung tombak dalam mengatasi Covid-19," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.