Imigrasi Pastikan WNA Peserta Ijtima Gowa Sudah Pulang Seluruhnya

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang perwira polisi yang mengenakan pakaian pelindung menyemprotkan desinfektan di atas tenda  Ijtima Dunia 2020 Zona Asie, di tengah penyebaran penyakit coronavirus (COVID-19) di Gowa, Sulawesi Selatan, 19 Maret 2020. Acara Ijtima Dunia 2020 Zona Asie yang sedianya digelar di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan secara resmi ditunda. REUTERS/Stringer

    Seorang perwira polisi yang mengenakan pakaian pelindung menyemprotkan desinfektan di atas tenda Ijtima Dunia 2020 Zona Asie, di tengah penyebaran penyakit coronavirus (COVID-19) di Gowa, Sulawesi Selatan, 19 Maret 2020. Acara Ijtima Dunia 2020 Zona Asie yang sedianya digelar di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan secara resmi ditunda. REUTERS/Stringer

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM memastikan para warga negara asing atau WNA yang menjadi peserta Ijtima muslim dunia Zona Asia atau ijtima Gowa di Gowa, Sulawesi Selatan, sudah kembali ke negara asalnya.

    “Negatif. Semua sudah keluar,” kata Kepala Bagian Humas Direktorat Jenderal Imigrasi Arvin Gumilang kepada Tempo, Kamis, 9 April 2020.

    Arvin mengatakan WNA peserta ijtima yang terakhir kali keluar dari Indonesia sebanyak 4 WNA Malaysia dan 15 WNA Bangladesh. Mereka pulang ke negara asalnya pada 25 Maret 2020.

    Sebelumnya ribuan jemaah datang ke Indonesia untuk mengikuti pertemuan umat muslim dunia atau ijtima se-Asia pada 19-22 Maret 2020 di Makassar. Namun Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kemudian resmi membatalkan pertemuan tersebut.

    Meski batal, para peserta sudah terlanjur datang. Jumlah peserta ijtima dunia yang datang, yakni 411 orang dari 9 negara. Diantaranya Pakistan sebanyak 58 orang, India 35 orang, Malaysia 83 orang, Thailand 176 orang, Brunei satu orang, Timor Leste 24 orang, Arab Saudi 8 orang, Bangladesh 24 orang, dan Filipina dua orang. Mereka berada di Tenda Foreign Ijtima Dunia Zona Asia 2020 Kompleks Pesantren Darul Ulum, Desa Niranuang.

    Selain warga negara asing, warga negara Indonesia yang telah hadir sebanyak 8.283 orang terdiri dari 29 provinsi di Indonesia. 

    Pasca pertemuan itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman menelusuri riwayat kontak seorang pasien positif Corona asal Kecamatan Gamping Sleman yang meninggal di RSUP Sardjito pada Senin, 6 April 2020.

    Pasien berinisial R berusia 60 tahun itu menurut informasi merupakan seorang ustad yang diduga memiliki riwayat perjalanan ke Kabupaten Gowa mengikuti Ijtima Ulama se-Asia beberapa waktu lalu.

    Sebanyak empat orang warga Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, yang diketahui punya riwayat perjalanan ke Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, juga dinyatakan positif Covid-19. Kepastian itu didapat dari hasil pemeriksaan saluran pernapasan atas (swab orofaring). "Empat warga positif corona miliki riwayat perjalanan ke Kabupaten Gowa mengikuti Ijtima Ulama se-Asia," ungkap Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas'ud dalam keterangan pers yang disampaikan di Penajam, seperti dikutip Kantor Berita Antara, Selasa, 7 April 2020.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.