7 Rekam Jejak Glenn Fredly Saat Memperjuangkan HAM

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyenyi Glenn Fredly (kanan) bernyanyi saat Jemaat GKI Yasmin dan HKBP Filadelfia melaksanakan ibadah Paskah di seberang Istana Merdeka, Jakarta, 27 Maret 2016. ANTARA/Hafidz Mubarak A.

    Penyenyi Glenn Fredly (kanan) bernyanyi saat Jemaat GKI Yasmin dan HKBP Filadelfia melaksanakan ibadah Paskah di seberang Istana Merdeka, Jakarta, 27 Maret 2016. ANTARA/Hafidz Mubarak A.

    TEMPO.CO, Jakarta - Glenn Fredly Deviano Latuihamallo merupakan satu dari sedikit musisi tenar di tanah air yang aktif menyuarakan isu kemanusiaan dan hak asasi manusia (HAM). Selama hidupnya, laki-laki kelahiran Jakarta, 30 September 1975 tersebut kerap terlibat dalam kegiatan seperti kampanye, advokasi, penggalangan dana hingga mendatangi langsung korban pelanggaran HAM.

    "Glenn Fredly adalah sosok musisi yang sangat jelas dan nyata keberpihakannya pada kemanusiaan dan hak asasi manusia," ujar Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Yati Andriyani kepada Tempo, Rabu petang, 8 April 2020.

    Pada Rabu petang pukul 18.00, Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Setia Mitra, Fatmawati, Jakarta Selatan. Suami dan ayah dari Mutia Ayu dan Gewa itu meninggal akibat penyakit sakit radang selaput otak atau meningitis yang dideritanya.

    Tempo mencatat sederet aktivitas di bidang HAM dan kemanusiaan yang pernah dilakukan Glenn.

    1. Glenn Fredly Perjuangkan Kasus Munir
    Bersama KontraS, Glenn Fredly selalu memberikan dukungannya untuk penuntasan kasus pembunuhan aktivis HAM, Munir Said Thalib. Keponakan dari Raymond J. Latuihamalo itu terlibat dalam kegiatan-kegiatan yang digelar untuk menagih janji pemerintah menyelesaikan kasus ini. Raymond sendiri merupakan salah satu saksi kunci kasus pembunuhan Munir.

    "Termasuk peresmian Munirpad dan pendirian Omah Munir, Glenn Fredly ikut terlibat," kata Yati.

    Pada ulang tahun Munir ke-47, Glenn menciptakan lagu khusus untuk mantan pemimpin KontraS tersebut. Lagu berjudul Cahaya itu dinyanyikan untuk sahabat Munir di alun-alun Kota Batu, Jawa Timur, 3 Desember 2012. Menurut Glenn, Munir adalah sosok yang tak banyak omong, karena kata-katanya adalah perbuatan. Dia mengaku tak akan menyerah memperjuangkan agar kasus pembunuhan pejuang HAM itu terungkap.

    "Saya salah satu yang akan menghantui rezim yang tak berani bicara tentang kebenaran," kata dia saat itu.

    2. Suara Glenn Fredly untuk Papua dan Indonesia Timur
    Pengacara Hak Asasi Manusia, Veronica Koman menilai jarang ada seniman papan atas Indonesia yang berani bersuara untuk Papua seperti Glenn. Secara pribadi, Glenn pernah menghubungi Veronica dua kali untuk menawarkan bantuan dalam kasus penangkapan massal terhadap mahasiswa asal Papua.

    "Menurut saya, dia lebih mengedepankan nurani dibandingkan kariernya sendiri. Karena isu-isu yang dia perjuangkan, termasuk ada yang tergolong tidak populis," kata Veronica pada Rabu, 8 April 2020.

    Koordinator KontraS, Yati Andriyani mengatakan Glenn menaruh perhatian yang luar biasa untuk kemanusiaan di Indonesia bagian timur, seperti Papua. Glenn terlibat aktif dalam kampanye perdamaian dan HAM untuk Indonesia Timur atau Voice of the East (VOTE) bersama KontraS dan berbagai organisasi lainnya.

    "Ia juga terlibat dalam kampanye pembebasan tahanan politik Papua dan Maluku," kata dia.

    3. Glenn Fredly dan Penolakan Reklamasi Teluk Benoa
    Bersama musisi lainnya, Glenn menyuarakan penolakan reklamasi Teluk Benoa. Suara penolakan itu dilantangkan saat tampil di panggung United We Loud, di Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana, Bali pada Ahad, 10 September 2017. Menurut Glenn, penolakan terhadap rencana reklamasi tersebut juga bagian dari perjuangan kemanusiaan. "Indonesia punya suara, alam itu penting dijaga," ujarnya pada saat itu. "Bicara kewarasan manusia di situ," sambung Glenn.

    4. Glenn Fredly Kunjungi Korban Penghilangan Paksa 1997/1998
    Yati mengatakan, Glenn juga memberikan dukungannya dalam kasus penghilangan paksa pada 1997/1998. Dukungan tersebut diberikan langsung kepada orang tua korban yang terus menantikan kepastian nasib anak-anak mereka hingga saat ini.

    "Dengan sukarela, Glenn bersama kami mengunjugi orang tua Bimo Petrus di Malang dan Ucok Munandar Siahan di Depok untuk menunjukan dukungannya kepada keluarga korban," ujar Yati menceritakan.

    5. Dukungan Glenn Fredly untuk Jemaah GKI Yasmin
    Saat jemaah Gereja Kristen Indonesia atau GKI Yasmin, Bogor menghadapi masalah penghadangan beribadah, Glenn merupakan salah satu tokoh yang memberi dukungan. Bersama putri-putri Gus Dur dan tokoh lainnya, Glenn datang langsung menemani perayaan Natal jemaah GKI Yasmin, Ahad, 25 Desember 2011 lalu.

    6. Glenn Fredly Mengisi Sekolah HAM KontraS
    Yati mengatakan, Glenn Fredly pernah menjadi salah satu seniman yang mengisi Sekolah HAM KontraS. "Melalui musik dan pandangannya, dia menyampaikan pentingnya keterlibatan anak muda dan masyarakat dalam promosi atau menyuarakan HAM apapun latar belakangnya," kata Yati.

    7. Glenn Fredly Kumpulkan Dana untuk Korban Perkosaan
    Pada medio Mei 2011, publik dihebohkan dengan kasus seorang bayi perempuan usia 8 bulan berinisial NF asal Bantaeng, Sulawesi Selatan yang diculik dan diperkosa. Sebulan setelahnya, Glenn bersama Tompi dan Sandhy Sondoro yang tergabung dalam Trio Lestari manggung di Ballroom Hotel Grand Clarion Makassar. Mereka mengajak para penonton untuk menyisihkan uangnya guna disumbangkan kepada korban dan keluarganya.

    M YUSUF MANURUNG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.