Eks Direktur Keuangan Angkasa Pura II Divonis 2,5 Tahun Penjara

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur Keuangan PT Angkasa Pura II Andra Y Agussalam mengenakan rompi tahanan KPK meninggalkan gedung KPK setelah menjalani pemeriksaan di Jakarta, Jumat, 2 Agustus 2019 dinihari. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Direktur Keuangan PT Angkasa Pura II Andra Y Agussalam mengenakan rompi tahanan KPK meninggalkan gedung KPK setelah menjalani pemeriksaan di Jakarta, Jumat, 2 Agustus 2019 dinihari. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Direktur Keuangan PT Angkasa Pura II Andra Y Agussalam dihukum 2 tahun 6 bulan penjara dalam kasus suap proyek bagasi bandara. Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta juga mewajibkan dia membayar denda Rp 100 juta subsider 3 bulan kurungan.

    “Pidana penjara 5 tahun,” kata Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK, Ali Fikri, Rabu, 8 April 2020.

    Hakim menyatakan Andra terbukti menerima suap sebanyak Rp 1,9 miliar dari Direktur Utama PT Industri Telekomunikasi Indonesia Darman Mappangara. Suap diberikan agar Andra mengupayakan PT INTI menjadi pelaksana proyek Semi-Baggage Handling System di sejumlah bandara. Proyek-proyek tersebut merupakan milik anak usaha PT AP II, yakni PT Angkasa Pura Propertindo.

    Vonis ini lebih ringan dari tuntutan jaksa KPK, yakni penjara 5 tahun dan denda Rp 200 juta subsider 5 bulan kurungan. Atas putusan ini, pihak jaksa KPK maupun Andra menyatakan pikir-pikir untuk mengajukan banding.

    Andra ditangkap KPK dalam operasi tangkap tangan yang digelar di Jakarta pada Agustus 2019. Selain Andra, KPK juga menangkap pegawai PT INTI, Andi Taswin Nur dengan barang bukti uang sebanyak Sin$ 96.700. Belakangan, sumber duit ini ditengarai berasal dari Darman. Darman divonis 2 tahun penjara.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kemenag Berikan Pedoman Berkegiatan di Rumah Ibadah saat Pandemi

    Kementerian Agama mewajibkan jemaah dan pengurus untuk melaksanakan sejumlah pedoman ketika berkegiatan di rumah ibadah saat pandemi covid-19.