Jokowi Tak Larang Mudik, Pejabat Bisa Lakukan Ini Hadapi Corona

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 di Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau, Rabu, 1 April 2020. Turut serta dalam rombongan tersebut di antaranya Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Kepala BNPB Monardo, Sekretaris Militer Presiden Mayjen TNI Suharyanto, dan Komandan Paspampres Mayjen TNI Maruli Simanjuntak. ANTARA/Sigid Kurniawan

    Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 di Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau, Rabu, 1 April 2020. Turut serta dalam rombongan tersebut di antaranya Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Kepala BNPB Monardo, Sekretaris Militer Presiden Mayjen TNI Suharyanto, dan Komandan Paspampres Mayjen TNI Maruli Simanjuntak. ANTARA/Sigid Kurniawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Jokowi tidak melarang mudik lebaran, tapi para pejabat dan tokoh bisa menghambat penyebaran Corona dengan caranya sendiri. “Instruksi tidak mudik tak harus berasal dari Presiden Joko Widodo,” kata anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Arsul Sani ketika dihubungi, Selasa, 7 April 2020.

    Arsul mengakui, untuk itu memang diperlukan komitmen. Menurut Arsul, mereka harus membuat larangan mudik sebelum penyebaran virus Corona bisa dikendalikan atau menurun tingkat penularannya. 

    Berikut adalah para pihak yang bisa mengeluarkan larangan mudik lebaran untuk menanggulangi penyebaran Corona:

    1. Menteri-menteri

    2. Kepala lembaga pemerintahan, legislatif, dan yudikatif.
    Pimpinan Mahkamah Agung dan lembaga negara lainnya harus membuat instruksi yang sama.

    3. Kepala daerah

    4. Pimpinan partai politik dan fraksi-fraksi

    Kebijakan pemerintah yang tidak melarang, tetapi tak menganjurkan masyarakat untuk mudik dianggap tak tegas oleh sejumlah pihak untuk mencegah penyebaran Corona. Beberapa kepala daerah, di antaranya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menginginkan warga ibu kota tak usah pulang kampung pada masa libur Lebaran 2020.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menimbun Kalori Kue Lebaran, seperti Nastar dan Kastengel

    Dua kue favorit masyarakat Indonesia saat lebaran adalah nastar dan kastangel. Waspada, dua kue itu punya tinggi kalori. Bagaimana kue-kue lain?