Dua Perwira Polri Ikut Berebut Posisi Direktur Penyelidikan KPK

Reporter

Editor

Amirullah

Petugas menyemprot cairan disinfektan di gedung KPK, Jakarta, Rabu, 18 Maret 2020. KPK melakukan disinfeksi di sejumlah area Gedung Merah Putih termasuk rumah tahanan demi mencegah penyebaran virus Corona. TEMPO/Imam Sukamto

TEMPO.CO, Jakarta - Seleksi posisi Direktur Penyelidikan Komisi Pemberantasan Korupsi telah memasuki tahap akhir. KPK telah melakukan tes wawancara kepada para kandidat pada Senin, 6 April 2020. “Juga telah dilakukan penyampaian visi misi para kandidat,” kata Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK, Ali Fikri, Selasa, 7 April 2020.

Empat orang memperebutkan posisi eselon dua yang bakal mengkomandoi penyelidikan kasus rasuah ini. Dua di antara para calon berasal dari penyidik internal, yakni Iguh Sipurba dan Afief Yulian Miftach.

Iguh saat ini menjabat sebagai Pelaksana Tugas Direktur Penyelidikan. Sedangkan Afief saat ini menjabat sebagai Kepala Satuan Tugas XIII Direktorat Penyidikan KPK. Afief adalah penyidik internal yang rumahnya pernah diteror pada Juli 2015. Rumahnya pernah ditaruh bom palsu saat komisi antirasuah mengusut kasus rekening gendut perwira Polri.

Adapun dua kandidat Direktur Penyelidikan KPK lainnya berasal dari Polri. Mereka yakni, Kepala Subdirektorat Direktorat Tindak Pidana Umum Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Besar Endar Priantoro dan Widyaiswara Muda Sespimti Polri, Kombes Nazirwan Adji Wibowo.

Ali mengatakan tes wawancara kandidat dilakukan langsung oleh para pimpinan, Sekretaris Jenderal, dan Kepala Biro SDM KPK. Sebelum menghadapi tes wawancara, mereka melakukan tes uji kompetensi yang dilakukan oleh pihak ketiga. KPK berharap peran aktif masyarakat dalam proses seleksi ini. “Masyarakat dapat memberi masukan mengenai rekam jejak para kandidat,” kata Ali.






Polri Sebut Aturan Pengamanan Sepak Bola Belum Selaras dengan Regulasi FIFA

3 jam lalu

Polri Sebut Aturan Pengamanan Sepak Bola Belum Selaras dengan Regulasi FIFA

Mabes Polri yang diwakilkan Wakil Komandan Korps Brimob menyatakan sudah ada prosedur pengamanan, tapi belum selaras dengan FIFA.


3 Polisi Jadi Tersangka Tragedi Kanjuruhan

4 jam lalu

3 Polisi Jadi Tersangka Tragedi Kanjuruhan

Tragedi Kanjuruhan menyebabkan 131 orang meninggal.


Polri Akan Buat Peraturan Khusus Pengamanan Laga Sepak Bola agar Tragedi Kanjuruhan Tak Terulang

4 jam lalu

Polri Akan Buat Peraturan Khusus Pengamanan Laga Sepak Bola agar Tragedi Kanjuruhan Tak Terulang

Mengenai rencana Polri ingin membuat peraturan khusus agar Tragedi Kanjuruhan tak terulang disampaikan usai rapat koordinasi di Kemenpora hari ini.


KPK Limpahkan Kasus Korupsi Heli AW-101 ke Pengadilan

4 jam lalu

KPK Limpahkan Kasus Korupsi Heli AW-101 ke Pengadilan

KPK resmi melimpahkan perkara korupsi Heli AW-101 ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta. Berkas atas nama terdakwa Irfan Kurnia Saleh.


Breaking News: Kapolri Umumkan 6 Tersangka Kasus Tragedi Kanjuruhan

4 jam lalu

Breaking News: Kapolri Umumkan 6 Tersangka Kasus Tragedi Kanjuruhan

Tragedi Kanjuruhan menyebabkan 131 orang meninggal.


Polri Segera Umumkan Tersangka Tragedi Kanjuruhan

10 jam lalu

Polri Segera Umumkan Tersangka Tragedi Kanjuruhan

Tragedi Kanjuruhan menyebabkan 131 orang meninggal. Sebanyak 35 orang telah diperiksa Polri.


KPK Ancam Jemput Paksa Istri dan Anak Lukas Enembe

11 jam lalu

KPK Ancam Jemput Paksa Istri dan Anak Lukas Enembe

KPK meminta istri dan anak Gubernur Papua Lukas Enembe untuk kooperatif.


Istri dan Anak Lukas Enembe Mangkir dari Panggilan KPK

14 jam lalu

Istri dan Anak Lukas Enembe Mangkir dari Panggilan KPK

Istri dan anak Lukas Enembe absen dari pemeriksaan KPK tanpa alasan yang jelas.


KPK Ajukan Kasasi Atas Vonis Dodi Reza Alex Noerdin

1 hari lalu

KPK Ajukan Kasasi Atas Vonis Dodi Reza Alex Noerdin

Dodi Reza Alex divonis 6 tahun penjara. Pengadilan Tinggi Sumatera Selatan kemudian mengurangi hukuman itu menjadi 4 tahun saja.


Penuhi Syarat dan Ketentuan Menerima BSU Tahap 4

1 hari lalu

Penuhi Syarat dan Ketentuan Menerima BSU Tahap 4

Bantuan Subsidi Upah atau BSU merupakan bantuan senilai Rp 600 ribu yang diberikan pemerintah. Ini syarat penerima BSU tahap 4.