Politikus Nasdem Minta Anies Segera Berlakukan PSBB

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) didampingi Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Ahmad Riza Patria (kanan) memberi salam usai pemilihan di Gedung DPRD DKI Jakarta di Jakarta, Senin, 6 April 2020. Riza terpilih sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta sisa masa jabatan 2017-2022. ANTARA/Deka Wira S

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) didampingi Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Ahmad Riza Patria (kanan) memberi salam usai pemilihan di Gedung DPRD DKI Jakarta di Jakarta, Senin, 6 April 2020. Riza terpilih sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta sisa masa jabatan 2017-2022. ANTARA/Deka Wira S

    TEMPO.CO, Jakarta - Politikus NasDem Willy Aditya meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera menerapkan status pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Sebelumnya usul DKI Jakarta untuk menerapkan PSBB sudah disetujui oleh Menteri Kesehatan.

    "Yang pasti DKI harus segera melaksanakan apa yang sudah disetujui oleh Menkes tersebut. Kalau bisa hari ini," kata Willy dalam keterangan tertulis, Selasa, 7 April 2020.

    Willy meminta agar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan tim tidak lagi menunda-nunda. Karena menurutnya jarak dari Peraturan Pemerintah ke Peraturan Menteri sudah memakan waktu yang cukup lama.

    Menurutnya, DKI harus bisa memperjelas pembatasan yang sudah berlangsung sejauh ini. Baik menambah skala waktu maupun derajat ketetapannya.

    Ia mencontohkan libur sekolah yang harus diperpanjang, serta work from home harus diwajibkan bagi kantor-kantor di DKI Jakarta. Angkutan publik juga ia harapkan diatur sedemikian rupa sehingga tetap terjadi physical distancing di dalamnya.

    "Pemprov sudah harus menyiapkan segala konsekuensi terkait dengan kewajiban ini, termasuk jika ada yang melanggarnya," tuturnya.

    Willy melanjutkan, dalam kegiatan sosial, larangan berkumpul atau berkerumun harus diperjelas batas-batasnya. Termasuk dalam hal ini adalah kegiatan sosial, keagamaan, dan olahraga. Kegiatan apa saja yang masih boleh dan sudah dilarang.

    Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto telah resmi menyetujui proposal pengajuan status pembatasan sosial berskala besar atau status PSBB. DKI Jakarta telah melengkapi sejumlah persyaratan dokumen dan data yang sebelumnya dinilai kurang oleh Kementerian Kesehatan. "Sudah ditandatangani Menkes dan saat ini dikirim ke Pemda DKI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.