Ini Dua Dasar Pertimbangan Terawan Terima Proposal PSBB Anies

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mendatangi Rumah Sakit Sulianti Saroso tempat dua WNI penderita Corona dirawat, Senin, 2 Maret 2020. TEMPO/Rosseno Aji

    Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mendatangi Rumah Sakit Sulianti Saroso tempat dua WNI penderita Corona dirawat, Senin, 2 Maret 2020. TEMPO/Rosseno Aji

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto resmi menandatangani surat yang menyetujui proposal Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk menetapkan pembatasan sosial berskala besar atau PSBB di ibu kota.

    Persetujuan ini dituangkan dalam Keputusan Menteri Kesehatan nomor HK.01.07/Menkes/239/2020 tentang penetapan PSBB di wilayah DKI Jakarta dalam rangka percepatan penanganan Covid-19.

    Surat itu ditandatangani Terawan pada Selasa, 7 April 2020. Dari salinan SK yang diterima Tempo, Terawan mendasari keputusannya atas dua pertimbangan utama.

    Pertama adalah data yang ada disebut telah menunjukkan telah terjadi peningkatan dan penyebaran kasus Covid-19 yang signifikan dan cepat. Hal ini juga kemudian diiringi dengan kejadian transmisi lokal di wilayah DKI Jakarta.

    Selanjutnya, berdasarkan hasil kajian epidemologi dan pertimbangan kesiapan daerah dalam aspek sosial, ekonomi, serta aspek lainnya, perlu dilaksanankan PSBB di wilayah DKI Jakarta, agar dapat menekan penyebaran Covid-19.

    Atas dua pertimbangan di atas, Terawan pun memutuskan bahwa DKI Jakarta memang perlu menerapkan PSBB di wilayahnya. Keputusan ini berlaku sejak SK tersebut ditetapkan selama masa inkubasi terpanjang dan dapat diperpanjang jika masih terdapat bukti penyebaran.

    Juru Bicara pemerintah untuk penanggulangan Covid-19, Achmad Yurianto, juga telah mengkonfirmasi surat ini. "Sudah ditandatangani Menkes dan saat ini dikirim ke Pemda DKI," ujarnya saat dikonfirmasi Tempo.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemprov DKI Putuskan Kalender Pendidikan Mulai 13 Juli 2020

    Pemprov DKI Jakarta menetapkan kalender pendidikan 2020/2021 dimulai 13 Juli 2020 dan selesai di Juni 2021. Pada Juli 2021, masuk kalender berikutnya.