Pesan KY untuk Ketua MA Terpilih: Tantangan Peradilan Makin Rumit

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto Hakim Agung Muhammad Syarifuddin. Mahkamahagung.go.id

    Foto Hakim Agung Muhammad Syarifuddin. Mahkamahagung.go.id

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Komisi Yudisial Jaja Ahmad Jayus menyampaikan selamat sekaligus harapan kepada Muhammad Syarifuddin yang terpilih sebagai Ketua Mahkamah Agung atau Ketua MA periode 2020-2025.

    "Saya yakin kiprah beliau selama ini akan membawa angin segar dan perubahan terhadap Mahkamah Agung. Saya ucapkan selamat bekerja untuk kemajuan lembaga Mahkamah Agung," kata Jaja dalam keterangannya, Senin, 6 April 2020.

    Jaja meyakini Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Yudisial sejak 2016 itu akan mampu melanjutkan dan meningkatkan apa yang dicapai Ketua Mahkamah Agung sebelumnya, Hatta Ali.

    Syarifuddin terpilih dalam sidang paripurna khusus pemilihan Ketua MA yang digelar Senin kemarin. Ia memperoleh suara terbanyak dalam dua putaran pemungutan suara dan menyisihkan lima calon lainnya.

    Jaja pun mengingatkan bahwa tantangan dunia peradilan semakin kompleks sehingga Komisi Yudisial dan Mahkamah Agung perlu semakin bersinergi dalam melanjutkan reformasi dunia hukum dan peradilan. "Mahkamah Agung adalah mitra Komisi Yudisial sehingga perlu meningkatkan komitmen dan sinergi agar mampu memberikan harapan para pencari keadilan, serta mewujudkan visi Mahkamah Agung menjadi badan peradilan yang agung," kata dia.

    Usai terpilih, Syarifuddin menyampaikan ia akan berupaya meningkatkan kemajuan di Mahkamah Agung yang sudah dicapai oleh Hatta Ali. "Saya tidak lebih baik dari bapak yang mulia Hatta Ali. Beliau telah membawa kemajuan dan akan kami tingkatkan," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.