Waketum IDI Kritik Menkes yang Jadi Penentu Status PSBB Daerah

Drive ojek online meggunakan masker buatan sendiri saat menunggu orderan untuk mencegah virus corona atau Covid-19 di Jakarta, 1 April 2020. REUTERS/Willy Kurniawan

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Umum II Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Slamet Budiarto, mengatakan seharusnya keputusan menetapkan status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) bukan di tangan Kementerian Kesehatan. Ia menilai saat ini Kemenkes seharusnya fokus di masalah penanganan Covid-19.

"Kementerian Kesehatan kan bertanggung jawab atas kesehatan. Kenapa diberi tanggung jawab begitu besar untuk menetapkan PSBB. Harusnya itu kan setara Menteri Koordinator," kata Slamet saat dihubungi Tempo, Senin, 6 April 2020. Sebab, kata dia, PSBB membahas banyak aspek dan tak hanya urusan kesehatan saja.

Persyaratan suatu daerah mendapatkan status PSBB memang diatur dalam Permenkes Nomor 9 tahun 2020 yang baru saja diterbitkan. Isinya, daerah yang mengajukan proposal, wajib menyertakan sejumlah syarat, data, dan sejumlah dokumen.

Seperti jumlah kasus di daerah tersebut, penyebaran kasus, kejadian transmisi lokal, dan kesiapan daerah tentang aspek ketersediaan kebutuhan hidup dasar rakyat, sarana dan prasarana kesehatan, anggaran dan operasionalisasi jaring pengamanan sosial, dan aspek keamanan.

Padahal, Slamet menilai saat ini masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan Kementerian Kesehatan. Mulai dari rujukan pasien Corona ke rumah sakit yang masih kacau, proses tes swab yang masih lambat, hingga pengadaan alat kesehatan seperti ventilator dan alat pelindung diri (APD) yang masih minim.

"(Penetapan PSBB) itu kan faktornya banyak. Kalau kayak gini kan lucu, Menkes mengurus PSBB," kata Slamet.






Jokowi Bilang Pandemi Covid-19 Segera Berakhir, Menkes: Timing dari WHO

1 hari lalu

Jokowi Bilang Pandemi Covid-19 Segera Berakhir, Menkes: Timing dari WHO

Menkes Budi Gunadi mengaku dapat perintah dari Presiden Jokowi untuk koordinasi dengan WHO soal status pandemi Covid-19.


Jokowi Bilang Pandemi Covid-19 Segera Usai, Menkes: WHO yang Tentukan Waktunya

1 hari lalu

Jokowi Bilang Pandemi Covid-19 Segera Usai, Menkes: WHO yang Tentukan Waktunya

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa nanti keputusan menyatakan pandemi Covid-19 berakhir tetap ada di tangan WHO


Menkes soal Ratusan Meninggal di Tragedi Kanjuruhan: Karena Sesak Nafas

2 hari lalu

Menkes soal Ratusan Meninggal di Tragedi Kanjuruhan: Karena Sesak Nafas

Menkes Budi Gunadi Sadikin mengatakan, penyebab kematian dalam tragedi Kanjuruhan karena desak-desakan di antara penonton saat kerusuhan pecah.


Australia Hapus Wajib Isolasi Mandiri Covid-19, Ahli Kesehatan Khawatir

4 hari lalu

Australia Hapus Wajib Isolasi Mandiri Covid-19, Ahli Kesehatan Khawatir

Australia akan menghapus wajib isolasi mandiri di rumah lima hari untuk orang yang terinfeksi Covid-19, yang membuat ahli kesehatan khawatir


Kemenkes Masih Wajibkan Vaksin Meningitis Jamaah Umrah Meski Saudi Cabut Syarat

4 hari lalu

Kemenkes Masih Wajibkan Vaksin Meningitis Jamaah Umrah Meski Saudi Cabut Syarat

Polemik vaksin meningitis ini mencuat setelah sejumlah jemaah umrah dari Bandara Juanda, Surabaya, gagal berangkat. Pasokan menipis.


Kemenkes Stok Ulang Vaksin Meningitis untuk Jemaah Umroh Awal Oktober

4 hari lalu

Kemenkes Stok Ulang Vaksin Meningitis untuk Jemaah Umroh Awal Oktober

Menipisnya stok vaksin meningitis ini sempat berdampak pada batalnya keberangkatan sejumlah jemaah umrah dari Bandara Juanda, Surabaya.


Kanada Hapus Aturan Covid-19 untuk Pelancong

7 hari lalu

Kanada Hapus Aturan Covid-19 untuk Pelancong

Pemerintah Kanada mengumumkan akan segera mencabut semua pembatasan perjalanan Covid-19.


KPK Menyebut Tim Dokter Kesulitan Buktikan Lukas Enembe Sakit

7 hari lalu

KPK Menyebut Tim Dokter Kesulitan Buktikan Lukas Enembe Sakit

KPK menyatakan tim dokter Lukas Enembe kesulitan membuktikan bahwa Gubernur Papua itu sakit


Kanselir Jerman Olaf Scholz Positif Covid-19

8 hari lalu

Kanselir Jerman Olaf Scholz Positif Covid-19

Kanselir Jerman Olaf Scholz terinfeksi virus corona sepulang lawatannya ke Timur Tengah.


KPK Gandeng IDI untuk Periksa Kesehatan Lukas Enembe

8 hari lalu

KPK Gandeng IDI untuk Periksa Kesehatan Lukas Enembe

Pendapat dari IDI juga akan menjadi pertimbangan KPK untuk mengizinkan Lukas Enembe berobat ke luar negeri.