Jubir Penanganan Covid-19 Imbau Perayaan Paskah Digelar di Rumah

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto. ANTARA/Aditya Pradana Putra

    Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto. ANTARA/Aditya Pradana Putra

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, mengimbau agar umat Kristiani merayakan Paskah di rumahnya masing-masing. “Mari tempuh perayaan Paskah dan bulan Ramadan dengan menjaga diri kita agar tetap sehat, menjaga keluarga tetap sehat, menjaga orang lain tetap sehat, mari beribadah di rumah masing-masing,” kata Yurianto, Senin, 6 April 2020.

    Yurianto meminta agar masyarakat tidak bepergian karena akan meningkatkan risiko penularan Covid-19 . “Kita berada di tengah orang yang tidak kita ketahui apakah OTG (orang tanpa gejala) atau bukan.”

    Umat Kristen akan merayakan Jumat Agung pada 10 April 2020 dan Perayaan Paskah pada Ahadnya. Jumat Agung memperingati wafatnya Yesus Kristus dan biasanya digelar dengan Pelaksanaan Sakramen Perjamuan Kudus pada Ibadah Jumat Agung. Sedang Ibadah Minggu Paskah dalam rangka memperingati kebangkitan-Nya.

    Yuri juga meminta masyarakat untuk selalu menggunakan masker seperti yang telah dianjurkan Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan WHO. Masker bedan dan N95 diperuntukkan bagi petugas kesehatan. Adapun untuk masyarakat umum, Yuri mengatakan bisa memakai masker kain untuk 4 jam pemakaian. “Kemudian cuci kembali dengan air sabun,” kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.