Wabah Corona, Gugus Tugas Minta Dokter Gigi dan THT Tak Praktik

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 dan Ketua BNPB Doni Monardo. ANTARA/Nova Wahyudi

    Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 dan Ketua BNPB Doni Monardo. ANTARA/Nova Wahyudi

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengatakan pihaknya akan meminta kepada Kementerian Kesehatan untuk mengeluarkan edaran agar Dokter Gigi dan Dokter THT tidak praktek selama wabah virus Corona.

    Doni menginginkan hal ini, karena dokter yang meninggal menurut penelusurannya tidak seluruhnya mereka mengobati pasien positif corona.

    "Kami laporkan juga bapak pimpinan, lebih dari 20 dokter kita telah wafat. Sebagian dari beliau yang wafat ternyata tidak semuanya itu adalah dokter yang berada di front terdepan. Kalau dilihat dari latar belakang dokter, sebagian itu adalah dokter gigi dan THT," kata Doni dalam rapat via teleconfrence bersama Komisi VIII DPR RI, Senin 6 Maret 2020.

    Doni mengatakan, kalau pun dokter-dokter tersebut harus praktik dengan catatan hanya untuk pasien dengan keluhan serius. Adapun bagi dokter-dokter di rumah sakit, ia minta diwajibkan menggunakan alat pelindung dasar (APD).

    Berkaitan dengan APD, Doni mengatakan Gugus Tugas telah mendistribusikan dan akan memberikan yang terbaik kepada tenaga dokter dan perawat. Maka, kata dia, bila menemukan ada APD pemberian dari pusat yang disalahgunakan maka Gugus Tugas akan melaporkannya kepada aparat keamanan.

    "Kami akan memberikan laporan kepada kepolisian untuk menertibkan kepada mereka yang melakukan penyimpangan ini," tuturnya.

    Selanjutnya Doni Monardo mengatakan mereka juga akan meminta bagi para dokter sudah berusia lanjut untuk tidak lagi diperkenankan berada di garda depan menangani pasien positif corona. Dokter berusia tua, ia minta menangani konsultasi pasien secara online melalui beberapa aplikasi yang sudah bekerjasama dengan Gugus Tugas. "Jadi masyarakat tetap komunikasi dengan dokter."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    New Normal, Cara Baru dalam Bekerja demi Menghindari Covid-19

    Pemerintah menerbitkan panduan menerapkan new normal dalam bekerja demi keberlangsungan dunia usaha. Perlu juga menerapkan sejumlah perlilaku sehat.