Pemerintah Gelontor Rp 14 miliar agar Uji Spesimen Corona Cepat

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 dan Ketua BNPB Doni Monardo. ANTARA/Nova Wahyudi

    Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 dan Ketua BNPB Doni Monardo. ANTARA/Nova Wahyudi

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah memberi dana bantuan senilai Rp 14 miliar kepada Lembaga Biologi Molekuler Eijkman agar bisa membantu mempercepat uji spesimen virus Corona atau Covid-19 di laboratorium mereka. Gugus Tugas Penanganan Covid-19 sudah mengundang Kepala Eijkman untuk menerima bantuan dana sebesar Rp 14 miliar.

    “Diharapkan Eijkman bisa sesegera mungkin meningkatkan kemampuan pemeriksaan," ujar  Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), Doni Monardo melalui telekonferensi seusai mengikuti rapat terbatas dengan Presiden Jokowi, Senin, 6 April 2020.

    Laboratorium Eikjman merupakan satu dari 12 laboratorium pemeriksa virus Corona COVID-19 rujukan nasional yang mendapat izin dari Menteri Kesehatan, dengan wilayah kerja DKI Jakarta. Doni mengatakan, Presiden Jokowi juga meminta seluruh laboratorium meningkatkan kemampuan untuk melakukan pemeriksaan spesimen.

    Berdasarkan Keputusan Menkes tentang jejaring laboratorium pemeriksaan COVID-19, ada 12 laboratorium yang mendapat izin memeriksa spesimen Virus Corona.

    Berikut daftar 12 laboratorium itu:

    1. Balai Besar Laboratorium Kesehatan Jakarta, dengan wilayah kerja Maluku, Maluku Utara, Sumatera Barat, Sumatera Utara dan Aceh.
    2. Balai Besar Laboratorium Kesehatan Palembang dengan wilayah kerja Bengkulu, Bangka Belitung, Sumatera Selatan, Jambi, dan Lampung.
    3. Balai Besar Laboratorium Kesehatan Makasar dengan wilayah kerja Gorontalo, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara.
    4. Balai Besar Laboratorium Kesehatan Surabaya dengan wilayah kerja Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Timur.
    5. Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Papua dengan wilayah kerja Papua dan Papua Barat.
    6. Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Jakarta dengan wilayah kerja Riau, Kepulauan Riau, Jawa Barat, Kalimantan Barat dan Banten.
    7. Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Surabaya dengan wilayah kerja Bali, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur dan
      Nusa Tenggara Barat.
    8. Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Daerah Istimewa Yogyakarta dengan wilayah kerja Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah.
    9. Laboratorium Kesehatan Daerah DKI
      Jakarta DKI Jakarta dengan wilayah kerja DKI Jakarta.
    10. Lembaga Biologi Molekuler Eijkman dengan wilayah kerja DKI Jakarta.
    11. Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dengan wilayah kerja Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo dan
      Rumah Sakit Universitas Indonesia.
    12. Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga dengan wilayah kerja Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Soetomo dan Rumah Sakit Universitas Airlangga.

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kemenag Berikan Pedoman Berkegiatan di Rumah Ibadah saat Pandemi

    Kementerian Agama mewajibkan jemaah dan pengurus untuk melaksanakan sejumlah pedoman ketika berkegiatan di rumah ibadah saat pandemi covid-19.