Wabah Corona, Surakarta Mulai Bagikan Pangan untuk Warga Miskin

Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo (ANTARA/Aris Wasita)

TEMPO.CO, Solo- Pemerintah Kota Surakarta mulai membagikan bantuan logistik berupa bahan makanan pokok untuk warga miskin dan rentan miskin. Bantuan juga diberikan kepada warga yang kehilangan pendapatan akibat wabah Corona atau COVID-19.

"Bantuan mulai dibagikan pada hari ini," kata Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Surakarta, Ahyani, Ahad 5 April 2020. Bantuan itu didistribusikan langsung ke rumah-rumah warga penerima.

Bantuan logistik diberikan untuk memenuhi kebutuhan pokok selama dua pekan ke depan. Tiap keluarga memperoleh bantuan bahan pangan senilai Rp 250 ribu. Bantuan itu berisi beras, telur, mie instan, kecap, teh, gula dan minyak goreng. Total belanja pemerintah untuk membeli logistik itu mencapai kisaran Rp 10 miliar. 

Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo merinci, terdapat sekitar 25 ribu keluarga miskin dan rentan miskin yang akan menerima bantuan. "Yang lainnya adalah warga yang terdampak COVID-19 sehingga kehilangan pemasukan."  

Rudyatmo yakin bantuan yang diberikan bisa tepat sasaran kepada semua warga yang membutuhkan selama wabah Corona ini. "Seharusnya sudah tidak ada lagi yang terlewat, sebab bantuan ini diberikan kepada sekitar 40 persen dari keluarga yang ada di Surakarta," kata Rudyatmo.






Sebut Kondisi Global Sangat Gelap, Bahlil Uraikan Banyaknya Fakta Ketidakpastian

12 jam lalu

Sebut Kondisi Global Sangat Gelap, Bahlil Uraikan Banyaknya Fakta Ketidakpastian

Kepala BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) Bahlil Lahadalia mengungkapkan kondisi global saat ini sangat gelap.


Indonesia Terancam Resesi, Stok 9 Pangan Strategis di DKI Jakarta Aman hingga Februari 2023

1 hari lalu

Indonesia Terancam Resesi, Stok 9 Pangan Strategis di DKI Jakarta Aman hingga Februari 2023

Sembilan pangan strategis itu di antaranya beras, daging ayam, daging sapi, dan minyak goreng.


Pemerintah Diminta Jaga Inflasi Pangan Tak Melebihi 5 Persen agar Target Inflasi Nasional Tercapai

1 hari lalu

Pemerintah Diminta Jaga Inflasi Pangan Tak Melebihi 5 Persen agar Target Inflasi Nasional Tercapai

Inflasi pangan yang terjaga di kisaran 5 persen dapat membuat target inflasi nasional yang sebesar plus minus 4 persen di 2022 tercapai.


PLN Ungkap Investasi Proyek SPKLU di Jawa Tengah Diminati Swasta

4 hari lalu

PLN Ungkap Investasi Proyek SPKLU di Jawa Tengah Diminati Swasta

PLN membuka peluang kerja sama dengan investor yang ingin ikut berkontribusi dalam penyiapan infrastruktur SPKLU di Jateng.


Prediksi Inflasi September 1,45 Persen, Indef: Penyebabnya Harga BBM, Pangan dan Angkot Naik

4 hari lalu

Prediksi Inflasi September 1,45 Persen, Indef: Penyebabnya Harga BBM, Pangan dan Angkot Naik

Indef memperkirakan tingkat inflasi Indeks Harga Konsumen pada September 2022 mencapai 1,45 persen secara bulanan (month to month/mtm).


Fluktuasi Harga Kedelai, Badan Pangan: Saat Ini Sangat Tergantung Impor

4 hari lalu

Fluktuasi Harga Kedelai, Badan Pangan: Saat Ini Sangat Tergantung Impor

Badan Pangan Nasional (Bapanas) angkat suara perihal meroketnya harga kedelai di tingkat perajin tahu tempe yang mencapai Rp13.000 per kilogram (kg).


19 Juta Orang Kekurangan Gizi, Moeldoko: Presiden Jokowi Sudah Minta Kita Tanam Apa Saja

5 hari lalu

19 Juta Orang Kekurangan Gizi, Moeldoko: Presiden Jokowi Sudah Minta Kita Tanam Apa Saja

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyatakan kondisi perekonomian di Indonesia dalam keadaan baik.


100 Hari Zulhas Jadi Mendag, Pedagang Pasar: Terlalu Banyak Pencitraan

6 hari lalu

100 Hari Zulhas Jadi Mendag, Pedagang Pasar: Terlalu Banyak Pencitraan

Seratus hari kerja Mendag, IKAPPI mengingatkan Zulhas agar tidak terlalu banyak pencitraan.


Kanada Hapus Aturan Covid-19 untuk Pelancong

7 hari lalu

Kanada Hapus Aturan Covid-19 untuk Pelancong

Pemerintah Kanada mengumumkan akan segera mencabut semua pembatasan perjalanan Covid-19.


Kanselir Jerman Olaf Scholz Positif Covid-19

8 hari lalu

Kanselir Jerman Olaf Scholz Positif Covid-19

Kanselir Jerman Olaf Scholz terinfeksi virus corona sepulang lawatannya ke Timur Tengah.