Sidang Isbat Ramadan 1441 H Digelar Secara Virtual

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim rukyat IAIN Madura mengamati posisi hilal (bulan) guna menentukan 1 Ramadan tahun ini di Pamekasan, 15 Mei 2018. Tim rukyat IAIN Madura gagal melihat hilal karenan tertutup awan. ANTARA/Saiful Bahri

    Tim rukyat IAIN Madura mengamati posisi hilal (bulan) guna menentukan 1 Ramadan tahun ini di Pamekasan, 15 Mei 2018. Tim rukyat IAIN Madura gagal melihat hilal karenan tertutup awan. ANTARA/Saiful Bahri

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Agama akan mengadakan sidang isbat untuk menetapkan awal Ramadhan 1441 H dengan menggunakan video konferensi atau sambungan komunikasi jarak jauh pada Kamis, 23 April 2020

    "Peserta sidang isbat terbatas, selebihnya secara video konferensi," kata Direktur Jenderal Pembinaan Masyarakat Islam Kementerian Agama Kamaruddin Amin melalui siaran pers yang diterima di Jakarta, Ahad, 5 April 2020.

    Menurut Kaharuddin, peserta yang datang perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI), perwakilan DPR, dan perwakilan Badan Hisab Rukyat Kementerian Agama.

    Pejabat eselon I dan II yang diundang juga hanya dari Direktorat Jenderal Pembinaan Masyarakat Islam saja, sementara undangan lainnya bisa mengikuti melalui saluran komunikasi daring yang akan disiapkan Kementerian Agama.

    Ia mengatakan sidang isbat dengan menggunakan video konferensi merupakan upaya untuk mencegah penyebaran virus Corona. "Sidang akan dimulai sebelum magrib, diawali paparan posisi hilal awal Ramadan 1441 H," tuturnya.

    Setelah maghrib di Jakarta, sidang penetapan awal Ramadhan akan diadakan tertutup dan hasilnya akan diumumkan Menteri Agama Fachrul Razi melalui jumpa pers. Kamaruddin mengatakan Kementerian juga sedang mengkaji kemungkinan jumpa pers juga dilakukan melalui video konferensi sehingga media juga bisa mengikuti dari kantornya masing-masing.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemprov DKI Putuskan Kalender Pendidikan Mulai 13 Juli 2020

    Pemprov DKI Jakarta menetapkan kalender pendidikan 2020/2021 dimulai 13 Juli 2020 dan selesai di Juni 2021. Pada Juli 2021, masuk kalender berikutnya.