Wabah Corona, Masjid di Makassar Tetap Dipenuhi Jemaah Jumatan

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Salat Jumat. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

    Ilustrasi Salat Jumat. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

     

    TEMPO.CO, Makassar - Walau wabah Corona belum reda, puluhan jemaah mulai berdatangan saat azan mulai dikumandangkan di Masjid Jami Al-Ittihad Kota Makassar siang ini, Jumat, 3 April 2020.

    Seruan azan itu mengajak muslim melakukan salat Jumat secara berjemaah.

    Saat Khatib Kaswad Sartono naik ke mimbar, banyak jemaah yang bediri di depan pintu sembari mencari saf yang kosong. Karena masjid penuh dengan jemaah, ada yang salat di ruangan kecil tak jauh dari tempat wudu.

    Dalam khotbahnya, Kaswad mengingatkan masyarakat berdoa qunut nazilah setiap salat agar pandemi Corona segera sirna.

    Dia pun mengingatkan jemaah jangan memasuki daerah yang sedang terjangkit penyakit Covid-19 dan tidak keluar dari daerah yang sedang tertimpa wabah.

    "Bila kamu mendengar wabah di suatu daerah, kalian jangan memasukinya. Tetapi jika wabah terjadi di daerah kamu berada, maka jangan tinggalkan tempat itu,” kata Kaswad mengutip penjelasan tentang hadis Rasulullah Muhammad SAW.

    Beberapa masjid yang di kompleks perumahan di Kota Makassar juga masih melaksanakan salat Jumat, seperti di wilayah Minasa Upa.

    Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah telah mengeluarkan surat edaran tentang pelaksanaan kegiatan keagamaan di masa wabah Corona. Surat itu berdasarkan fatwa Majelis Ulama Indonesia Nomor 14 Tahun 2020 tentang penyelenggaraan ibadah dalam situasi wabah.

    “Kami mengimbau seluruh masyarakat, pelaksanaan salat Jumat di masjid secara berjemaah diganti salat duhur di rumah masing-masing diperpanjang selama tiga minggu ( 3 April, 10 April, dan 17 April 2020),” ucap Nurdin pada akhir Maret 2020. 

    Adapun pelaksanaan ibadah bersama umat Kristen, Hindu, Budha, dan Konghucu dapat diganti dengan pemanfaatan teknologi digital dan media sosial selama tiga minggu ke depan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemprov DKI Putuskan Kalender Pendidikan Mulai 13 Juli 2020

    Pemprov DKI Jakarta menetapkan kalender pendidikan 2020/2021 dimulai 13 Juli 2020 dan selesai di Juni 2021. Pada Juli 2021, masuk kalender berikutnya.